Unnes Anugerahi Zainudin Amali Profesor Kehormatan dalam Bidang Ilmu Kebijakan Olahraga

user
agus 22 Agustus 2022, 21:10 WIB
untitled

SEMARANG,KRJOGJA.com- Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan kepada Prof Dr H Zainudin Amali SE MSi di bidang Ilmu Kebijakan Olahraga (Sport Policy) pada Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes, Sabtu (20/8/2022).

Pada acara penganugerahan ini, Prof Dr Zainudin Amali SE MSi menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Kebijakan Olahraga Nasional Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 (Penerapan Metode TARSIL dalam Kebijakan Pembangunan Olahraga Nasional)”.

"Penganugerahan Profesor Kehormatan kepada Prof Zainudin Amali merupakan bentuk nyata komitmen Unnes dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengukuhan profesor kehormatan ini merupakan bagian dari komitmen Unnes dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Acara ini tidak dapat dipisahkan dengan visi, tugas, dan peran Unnes sebagai perguruan tinggi yang berperan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan olahraga untuk kemajuan bangsa dan negara," kata Rektor Unnes.

Prof Fathur menambahkan, Prof Zainudin Amali merupakan salah satu tokoh Nasional yang memiliki pemikiran yang sangat luar biasa terkait kebijakan publik. Kedalaman pengetahuan, panjangnya pengalaman dan kepedulian atas kepentingan nasional menjadi wujud aktualisasi dalam bidang kebijakan publik yang merupakan modal besar dan utama dalam mengelola Keolahragaan Nasional.

"Implementasi konsep-konsep kebijakan publik yang beliau kembangkan dalam ranah pengelolaan Keolahragaan Nasional menjadi suatu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengalaman Prof Zainudin Amali dalam bidang kebijakan olahraga sangat berguna untuk diimplementasikan dalam perkembangan dan kemajuan olahraga Nasional" ujar Prof Fathur.

Lebih lanjut menurut Prof Fathur, hal itu terbukti dengan dimunculkannya suatu terobosan besar untuk kemajuan olahraga Indonesia melalui terwujudnya platform pembangunan olahraga Nasional berupa dokumen Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Pemikiran Prof Zainudin Amali sangat luar biasa dan selalu konsisten merupakan pemikiran yang bermanfaat untuk kemajuan olahraga Indonesia.

"Pemikiran beliau melebihi dari tokoh-tokoh nasional, oleh karena itu sangat pantas di anugerahi gelar Profesor Kehormatan di bidang Kebijakan Olahraga dari Universitas Negeri Semarang," tegas Prof Fathur.

Penganugerahan gelar tersebut dipromotori oleh Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd dengan co-promotor Prof Dr Soegiyanto MS , dan Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Unnes telah melakukan kajian akademik mengenai keilmuan Prof Zainudin Amali dari buku, artikel dan karya lainnya lebih dari satu tahun terhadap karya, pemikiran, dan kiprah Prof Zainudin Amali. Berdasarkan kajian tersebut Unnes menilai beliau memiliki kompetensi luar biasa sehingga dengan bangga kami mengangkat beliau sebagai profesor kehormatan dalam bidang kebijakan olahraga," jelas Rektor Unnes.

Prof Zainudin Amali berhasil melahirkan pemikiran inovatif yang tertuang dalam penelitian yang berjudul TARSIL as an Educational Value in Indonesia Sport System, Evaluation of Sport Practitioners Perception toward the Implementation of Transparency and Fairness Principles in National Sport Policies.

Selain itu, Prof Zainudin Amali juga menuliskan karya buku yang berjudul "Menuju Masa Kejayaan Olahraga 2045, Perkembangan Teknologi Olahraga, Evaluation of Sport Practitioners Perception toward the Implementation of Transparency and Fairness Principles in Nasional Sport Policies,". Tak hanya itu, Prof Zainudin Amali juga menulis buku “Menuju Masa Kejayaan Olahraga 2045” dan buku yang berjudul “Perkembangan Teknologi Olahraga".

"Konsep yang beliau sampaikan merupakan pemikiran cemerlang out of the box. Prof Zainudin Amali menjadi warna baru yang berhasil menjamin olahraga nasional yang lebih baik. Kami yakin pengangkatan ini akan bermanfaat untuk kemajuan ilmu pengetahuan, membawa kemajuan bagi UNNES dan olahraga nasional pada umumnya," tegas Prof Fathur Rokhman. (Sgi)

Kredit

Bagikan