Pertama Menyasar DIY, AUP Jakarta Bakti Sosial Untuk Warga Nelayan

user
Ary B Prass 21 Agustus 2022, 11:37 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Alumni Akademi Usaha Perikanan (AUP) Jakarta  Angkatan 19 bekerjasama dengan jajaran Istana Kepresidenan Yogyakarta menyelenggarakan bakti sosial dengan membagikan tali asih berupa paket sembako kepada warga nelayan di Depok Parangtritis Kretek Bantul, Minggu (21/8/2022).

Sebelum ke Depok, juga dilakukan penyerahan paket sembako secara simbolis di halaman Istana Keprisidenan Yogyakarta.

Nanang Soengkono selaku perwakilan Koperasi Alumni UAP Angkatan 19 Jakarta mengungkapkan, kegiatan bakti sosial ini juga didukung sejumlah donatur yang berdomisili di Jakarta, Surabaya dan Banyuwangi

"Kami mengajak teman-teman pengusaha di bidang perikanan untuk mau berbagi dan mendistribusikan sebagian rezekinya kepada masyarakat, utamanya warga nelayan," papar Nanang.

Menurut Nanang, kegiatan seperti ini baru pertamakali menyasar di DIY dan akan diupayakan bisa setiap tahun bahkan pada moment tertentu seperti menjelang hari Lebaran .

Paket sembako yang dibagikan kepada warga nelayan di DIY sebanyak 500 paket, untuk nelayan di Depok 100 paket selebihnya dibagikan di Kulonprogo dan Gunungkidul.

Usai penyerahan paket sembako di rumah Lurah Parangtris Topo, rombongan yang terdiri antara lain, Wakil Alumni UAP Nanang Sungkono, Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta Deni Mulyono, Staf Ahli Bupati Bantul Yus Warseno Spi MSc, perwakilan Koperasi Gedung Agung  Haris Bintoro dan lainnya mengunjungi Pantai Depok untuk melihat kindisi TPI setempat.

Sementara, Tarmanto ketua TPI Depok memaparkan, adanya bantuan paket sembako seperti ini cukup membantu warga nelayan. Apalagi pada saat musim seperti ini yang cuaca tidak menguntungkan bagi nelayan untuk melaut, maka bantuan dari pengusaha perikanan ini sangat bermanfaat bagi warga nelayan.

Saat kondisi cuaca seperti saat ini kami tidak bisa melaut dan tidak ada pemasukan untuk menghidupi keluarga.

Menurut Tarmanto, anggota nelayan di Depok saat ini ada sekitar 100 orang yang tugasnya ada yang sebagai pendorong perahu, pengatur di TPI, melaut dan petugas lain. (Jdm)

Kredit

Bagikan