Tren Kasus Covid Naik, Binda DIY Gencarkan Vaksin Booster

user
danar 20 Agustus 2022, 11:30 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Pandemi Covid -19 di tengah masyarakat meski terkendali namun ada tren kenaikan. Merujuk kondisi tersebut Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY, saat ini terus bergerak melakukan vaksinasi booster berkelanjutan.

“Kasus Covid-19 yang melandai jangan membuat lengah kita, sehingga kecolongan seperti saat merebaknya varian delta. Bahkan saat ini ada tren kenaikan, ini yang harus diwaspadai. Meski untuk mencapai kata tuntas masih sulit dicapai. Perlu kerja keras semua pihak agar pendemi bisa segera dijinakkan,” ujar Surya, Anggota Vaksinasi Binda DIY Posda Sleman, disela vaksinasi booster di Sleman City Hall, Sabtu (20/8/2022).

Dijelaskan, masih ditemukannya kasus Covid-19 di Sleman jadi alasan Binda DIY menggencarkan vaksinasi booster. Merujuk data Dinas Kesehatan Sleman hingga kini masih ditemukan kasus baru Covid-19. Kendati jumlahnya tak signifikan namun kondisi tersebut menunjukan virus Covid -19 belum lenyap.

“Untuk itu, salah satu pencegahannya penularan harus terus dilakukan. Salah satunya melalui vaksinasi booster,” tegasnya.

Menurut Surya, pencapaian vaksinasi booster di Sleman masih dibawah 50 persen. Tentunya kondisi tersebut belum aman sehingga pencegahan dari penularan mesti dilakukan. Selama ini Binda DIY terus berkolaborasi dengan Dinkes dan Polres serta Poltekes guna melaksanakan vaksinasi ketiga di tengah masyarakat. Upaya ini merupakan inisiatif jemput bola menjembatani keinginan masyarakat yang ingin divaksin di lingkungan terkecil mereka, seperti di pasar, tempat kerja, lingkungan keagamaan hingga sekolah.

"Masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan Binda DIY Wilayah Sleman di beberapa tempat yang ditunjuk atau centralnya di SCH ini. Untuk jadwal central vaksin Sleman digelar Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu,” pungkas Surya. (*)

Kredit

Bagikan