Siswa SMK Ibu Kartini Masih Belum Ditemukan, Ombak Tinggi Halangi Pencarian

user
Ary B Prass 17 Agustus 2022, 11:27 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan Catur Prasetya (17), asal Pamularsih Semarang. Sebagaimana diketahui, siswa SMK Ibu Kartini di Jalan Imam Bonjol No 99 Kota Semarang hilang di Pantai Parangkusumo Parangtritis Kretek Bantul Senin sore lalu. Ketika musibah terjadi, korban bersama rekannya tengah berekreasi.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 3 Kabupaten Bantul, Arief Nugraha SE, Rabu (17/8/2022) mengatakan dalam peristiwa itu tim SAR Parangtritis berhasil menyelamatkan satu orang atas nama Guruh (17) warga Daranipah Tiga RT 06 RW 01, Semarang Jawa Tengah.

"Kami menghadapi kendala  ditengah laut terdapat buih warna putih yang mengapung  sehingga pencarian agak kesulitan. Tetapi kami berusaha mencari dengan jet sky. Faktor penghambat lainnya ialah gelombang yang cukup tinggi," ujarnya.

Dijelaskan, proses pencarian oleh tim SAR Gabungan sudah ditempuh dengan berbagai cara, mulai jalur darat hingga jalur laut dengan mengerahkan semua  peralatan yang tersedia. Regu  1 menyusur tepian pantai dari Posko SAR gabungan ke arah timur hingga  di tebing Pantai Parangtritis. Sedang regu dua

menyisir tepian pantai dari Posko SAR gabungan ke arah barat sampai di Pantai Parangkusumo.

"Kami sudah menurunkan  1 unit prau jukung  dan satu unit Jetsky untuk upaya pencarian korban lewat jalur laut," ujarnya.

Bahkan penyisiran di tepi pantai juga memanfaatkan  kendaraan besar  oleh SAR gabungan dari Pantai Parangtritis sampai muara Sungai Opak.  Arief Nugroho mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan imbuan kepada wisatawan selalu meningkatkan kewaspadaan ketika di pantai.

Hal tersebut dilakukan semata untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan menimba pengunjung. "Teman-teman SAR di lapangan terus memantau dan mengingatkan wisatawan menjauh dari lokasi berbahaya. Oleh karena itu, kami berharap wisatawan  mengindahkan atau patuhi imbauan yang disampaikan  Tim SAR di lapangan," ujar Arief Nugroho. (Roy)

Kredit

Bagikan