Petrokimia Gresik Jamin Tidak Ada kelangkaan Pupuk Bersubsidi pada Musim Tanam

user
agus 09 Agustus 2022, 22:40 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - PT Petrokimia Gresik menjamin tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi pada musim tanam hortikultura dan padi di Temanggung, Magelang, Purworejo dan Kebumen.

Staff Penjualan Perwakilan Daerah Kedu, PT Petrokimia Gresik, Slamet Agustinus mengatakan distribusi pupuk bersubsidi kini telah diantisipasi atau diprediksi agar petani mendapatkannya secara mudah.

"Sebenarnya tidak ada kelangkaan. Pupuk bersubsidi tersedia. Kasus kemarin karena terkendala transportasi, sehingga pupuk sempat sulit didapatkan petani," kata Slamet Agustinus ditemui pada One Day Promotion (ODP) di Ngadirejo, Selasa (9/8).

Dia mengatakan sebagai perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, PT Petrokimia Gresik dipercaya menyediakan pupuk bersubsidi, yang di Jateng produk NPK Phonska.

Dia mengatakan di wilayah kerjanya, untuk Kbaupaten Kebumen sebanyak 15 ribu ton, Purworejo sebesar 12 ribu ton dan kabupaten Magelang dan Kota Magelang sebanyak 14 ribu ton.

"Terbanyak kuota NPK Phonska bersubsidi di Kabupaten Temanggung sebesar 18 ribu ton," kata dia.

Dia mengatakan penyerapan pupuk bersubsidi di Jateng tergolong cepat, dan berdasar evaluasi masih kurang sehingga memita tambahan lagi.

Disampaikan Petrokimia Gresik, menggelar One Day Promotion (ODP) pupuk serentak di 50 kios yang tersebar di 19 provinsi. ODP sebagai upaya memperkuat sektor produksi pertanian dalam negeri di tengah ancaman krisis pangan dan kebangkitan ekonomi nasional.

ODP di Kabupaten Temanggung kata dia berlangsung di kios Sari Tani, di jalan Lingkar Utara Gondang Winangun Ngadirejo Temanggung.

Ratusan petani mendatangi kios tersebut untuk membeli sejumlah pupuk yang dibutuhkan. Bagi yang beruntung mendapatkan hadiah seperti kipas angin dan alat semprot pertanian.

Bentuk kegiatan ODP, ia menyampaikan adalah promosi penjualan produk-produk pupuk nonsubsidi retail seperti NPK Phonska Plus, NPK Petro Nitrat, NPK Petro Ningrat, SP-26, SP-36 nonsubsidi, Urea nonsubsidi, ZA nonsubsidi, ZK, Nitralite, Kapur Pertanian Kebomas, dan Petro-Cas.

Dia mengatakan setiap petani yang melakukan pembelian 1 (satu) zak produk pupuk atau 2 (dua) zak produk pembenah tanah berkesempatan mendapatkan hadiah menarik langsung dan undian kupon berhadiah. Sedangkan hadiah yang disiapkan diantaranya televisi, dispenser, kipas angin,sprayer dan paket sembako.

“Melalui media promosi ini, Petrokimia Gresik juga memiliki tujuan membangun hubungan jangka panjang, sinergis dengan stakeholder dan end user, baik distributor, kios pupuk maupun petani Indonesia,” kata dia.

Di tengah promosi ini, dia mengatakan, Petrokimia Gresik juga memberikan sosialisasi budidaya pertanian yang di dalamnya berisi edukasi pemupukan berimbang, pengetahuan produk dan layanan mobil uji tanah serta sosialisasi pengendalian Organisme Penggangu Tanaman (OPT).

“Dengan demikian layanan yang kami berikan sifatnya komprehensif, dari hulu hingga hilir budidaya,” ujarnya.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Temanggung Slamet Eko Wantoro mengatakan pemerintah harus memantau dan dapat memprediksi kapan petani membutuhkan banyak pupuk bersubsidi untuk tanaman.

"Dari prediksi tersebut, sehingga nanti dikomunikasikan dengan pabrikan dan distributor untuk memastikan stok terpenuhi," kata dia.

Dia mengingatkan jangan sampai ada kejadian petani kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, sebab akan berpengaruh pada hasil budi daya dan ketahanan pangan.

Seorang petani Supiyanto warga Desa Giyono Kecamatan Jumo mengatakan menggunakan PT Petrokimia Gresik melakukan edukasi pertanian, serta membuka lahan percontohan. "Petani bisa menontoh penanaman sehingga hasilnya bagus," kata dia.

Dia mengatakan dalam beberapa waktu terakhir panen budi daya sayuran seperti cabe, brokoli, dan tomat hasilnya bagus. Harapan kedepan hasilnya akan berlimpah dengan harga jual yang menguntungkan. (Osy)

Kredit

Bagikan