Rumah Produksi Blok Timbangan Hangus Terbakar, Kerugian Rp 150 Juta

user
agus 04 Agustus 2022, 07:45 WIB
untitled

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Rumah produksi blok timbangan di Kelurahan Cangakan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar hangus terbakar, Selasa (2/8) sore. Akibat peristiwa tersebut, sang pemilik mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Peristiwa tersebut terjadi rumah produksi blok timbangan milik Suyamti (70) sekira pukul 16.10 WIB.

Saksi kejadian, Murni (48) menyaksikan kobaran api dari rumah produksi blok timbangan milik korban saat ia pulang kerja. Selanjutnya Murni meminta tolong warga setempat dan bertemu dengan Ulung, (45).

Setelah itu, Ulung menghubungi pemadam kebakaran Kabupaten Karanganyar. Pemadam kemudian tiba di lokasi dan berhasil dipadamkan pada pukul 17.00 WIB.

Kemudian dilakukan pendinginan sampai pukul 17.30 WIB atas Bantuan Warga, Satpol PP dan 4 (empat) Unit Kbm Damkar Kabupaten Karanganyar.

Kasi Humas Polres Karanganyar AKP Agung Purwoko mengatakan rumah produksi blok timbangan merupakan bangunan permanen yang atap galvalumnya menyatu dengan tempat tinggal korban.

Meskipun begitu, kebakaran tersebut tidak sampai merembet luas ke rumah yang berada di sebelahnya.

"Yang terjadi kebakaran hanya pada rumah produksi timbangan dengan ukuran 7 X 25 meter dan hanya sebagian mengenai rumah korban," kata Agung.

Agung menuturkan saat kejadian, kondisi tkp tersebut telah berhenti operasional yang beroperasi sekira pukul 08.00 WIB - sampai pukul 15.00 WIB.

Dia menjelaskan korban berada di rumah sedang menunggu tokonya.

"Rumah produksi blok timbangan dengan ukuran 7 X 25 meter berisi hasil produksi blok timbangan, mesin bor, mesin pasah, mesin amplas, serta bubuk hasil gergaji, selain itu sebagian rumah milik korban yang berdekatan dengan rumah produksi," ucap Agung.

Dia mengatakan atas kebakaran tersebut, tidak ada korban luka maupun meninggal dunia.

Meskipun begitu, kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini sekira Rp 150 juta.

"Penyebab terjadinya kebakaran, diduga berasal dari konsleting listrik," katanya. (Lim)

Kredit

Bagikan