Peluang Kerja di Jepang Masih Terbuka Lebar

user
Ary B Prass 02 Agustus 2022, 23:57 WIB
untitled

WONOSARI, KRJOGJA.com - Lembaga Pelatihan kerja dan Sending Organization, Puspa Setya Abadi (PSA) menjalin kolaborasi dengan SMK Mahisa Agni Gunungkidul.

PSA memiliki kemampuan meningkatkan keterampilan dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program magang ke Jepang. Sekaligus menjadi langkah memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat DIY.

“Beberapa program yang dijalankan PSA diantaranya Internship, magang kerja 1 tahun dan 2 tahun. Selain itu kelas persiapan ujian kompetensi keahlian dan kelas persiapan ujian kemampuan Bahasa Jepang,” kata Direktur PSA Anggun Resti SE dalam keterangan persnya di SMK Mahisa Agni, Selasa (02/08/2022).

Sekaligus memberangkatkan 4  perwakilan calon pesertya magang ke Jepang 5 Agustus 2022. Bersamaan dilaksanakan komunikasi via zoom Glow Ageing perusahaan yang membawahi panti lansia dan rumah sakit di Jepang.

Kegiatan dihadiri Kepala SMK Mahisa Agni Alexander Muryadi, serta Direktur DAN Japan Daniswara. Diungkapkan, PSA telah menjalin kerjasma dengan pihak DAN Group Japan yang berkantor pusat di Hirosima Jepang.

Untuk memperluas jaringan perusahaan penerima di berbagai bidang program magang. Salah satu perusahaan penerima dari DAN Group Japan yakni Glow Ageing Co LTd dimana PSA akan mendapatkan dukungan permintaan perawat lansia yang berjumlah 1000 perawat dalam waktu 5 tahun.

“Untuk memenuhi permintaan perawat lansia, PSA berkolaborasi dengan SMK Mahisa Agni Gunungkidul. Sebagai sekolah menengah kejuruan perawat sosial di Gunungkidul. Sehingga mempersiapkan lulusan sesuai standar kualifikasi calon peserta magang perawat lansia ke Jepang,” imbuhnya.

Ditambahkan, empat peserta magang akan ditempatkan di rumah sakit lansia di Prefectur Fukuoka sebagai perawat lansia. PSA juga membuka kesempatan bidang lain diantaranya kontruksi, pertanian, pengolahan hasil perikanan dan sebagainya.

Ke depan terdapat program baru diantarannya all in one yakni program untuk siswa yang magang kerja di Jepang tetapi bisa mengambil kuliah di Indonesia. (Ded)

Kredit

Bagikan