Vaksinasi Booster Kedua, SDM Kesehatan Didata Ulang

user
danar 01 Agustus 2022, 09:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Keputusan Pemerintah untuk memberikan vaksinasi booster dosis kedua bagi sumber daya manusia kesehatan (SDMK) direspons positif Pemda DIY. Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY mulai melakukan pendataan ulang untuk pelaksanaan vaksinasi dengan menyasar seluruh SDMK di DIY.

"Saat ini kami telah melakukan pendataan ulang terhadap sasaran penerima vaksin dosis keempat yang menyasar SDMK. Meliputi tenaga kesehatan, sopir ambulans, maupun pekerja administratif di fasilitas pelayanan kesehatan. Pendataan ulang perlu dilakukan untuk menentukan kebutuhan vaskin di daerah. Data juga bersifat dinamis karena ada SDMK yang sudah meninggal atau tidak bisa menerima vaksin karena memiliki komorbid," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie MKes di Yogyakarta, Minggu (31/7/2022).

Pembajun mengatakan, setelah dilakukan pendataan, vaksin Covid-19 akan langsung didistribusikan ke Pemerintah Kabupaten/Kota. Setelah itu Pemkab/Pemkot akan menyalurkan vaksin booster dosis kedua ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di masing-masing wilayah untuk dilakukan penyuntikan.

Sedangkan untuk masyarakat umum, Kepala Dinkes DIY menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan vaksin dosis keempat (booster kedua) dapat diberikan kepada masyarakat umum. Sebab sampai saat ini Pemerintah Pusat belum memberikan instruksi lebih lanjut.

"Perlu diketahui, mereka yang akan menerima suntikan dosis keempat harus memenuhi persyaratan seperti dinyatakan sehat dan sudah menerima suntikan vaksin dosis ketiga minimal selama enam bulan. Kalau untuk stok vaksin tidak perlu khawatir karena Insya Allah masih cukup. Apalagi hanya diberikan setengah dosis saja. Segala jenis merek vaksin dapat digunakan sebagai vaksin penguat," terang Pembajun.

Dikemukakan, Pemerintah Pusat sudah menyediakan enam regimen vaksin yang telah mendapatkan Izin Penggunaan Darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Enam regimen tersebut terdiri vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Johnson & Johnson, dan Sinopharm.

Kepala Dinkes DIY menambahkan, selain mempersiapkan booster kedua, pihaknya juga terus memantau penyebaran virus Omicron subvarian baru di DIY. Karena berdasarkan data terakhir menunjukkan dari 55 sampel pasien Covid-19 yang diperiksa, lebih dari setengahnya atau sebesar 62,9 persen dinyatakan terkonfirmasi varian BA.5.(Ria)

Credits

Bagikan