Seniman Keroncong Kota Semarang Dapat Jaminan Kesehatan BPJS

user
danar 28 Juli 2022, 13:10 WIB
untitled

SEMARANG, KRJOGJA.com - Para Seniman Keroncong yang masuk sebagai pekerja non formal kini memiliki peluang untuk mendapat jaminan kesehatan dari BPJS. Kota Semarang merupakan Kota Pertama Kali yang mendorong para seniman umtuk mendapatkan hak jaminan kesehatan dan tunjangan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan.

Terobosan ini difasilitasi atas kerjasama Finas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang bersama BPJS Ketenagakerjaan serta Komunitas Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (Hamkri), Waroeng Kerontjong, serta Komunitas Pelaku Keroncong Semarang (KPKS).

Gelora, Plt Kasi Kesenian Disbudpar Kota Semarang yang mewakili Kadisbudpar Kota Semarang Wing Puspayudha mengungkapkan terorosan ini bentuk kepedulian Pemerintah Kota Semarang memberi perhatian kepada para Seniman agar berkesempatan mendapatkan layanan kesehatan dengan baik, tentu dengan bergabung bersama BPJS. "Harapannya untuk mendapaykan layanan kesehatan yang layak dan sama dengan penerima manfaat BPJS lainnya. Saya kira para seniman juga memiliki resiko kerja yang tinggi pula," ungkap Gelora.

Fikar dari BPJS Ketenagakerjaan saat sosialisasi di Gedung Ondetrap Kota Lama, Sejin-Rabu (26-27/7/2022), mengungkapkan dengan bergabung bersama BPJS Kesehatan maka para seniman akan mendapat banyak manfaat, khususnya layanan kesehatan apabila sakit dan mengalami kecelakaan kerja.

Fikar menyebutkan akan banyak keuntungan bila para seniman tergabung dalam BPJS Bukan Penerima Upah. "Bila sakit akan dikover pembeayaan layanan kesehatannya, baik di dokter maupun beaya rawat rumah sakit. Selain itu juga ada santunan apabila mendapati kecelakaan kerja hingga mengakibatkan kematian," tutur Fikar.

Eko, Pengurua Hamkri Kota Semarang menyampaikan bahagia karena para senimanv sudah diperhatikan oleh Pemerintah dengan difasilitasi untuk bergabung bersama BPJS Ketenagakerjaan. Diakuinya, banyak resiko kecelakaan kerja yang terjadi pada seniman, khususnya kecelakaan lalu lintas. Mengingat seniman keroncong sering mendapat 'tanggapan' tampil dan pulang malam hari. "Kadang pulang ngantuk dan sekarang mengalami kecelakaan di jalan ," papar Eko.

Ade Bhakti, mantan Kasi Kesenian yang sekarang menjabat Camat Gajahmungkur Semarang sebagai inisiator Jaring Komunitas Musisi Semarang mengungkapkan program dengan BPJS ini merupakan perlindungan terhadap senima. "Kami ingin seniman mendapat layanan kesehatan dengan baik. Jangan karena mereka sebagai pekerja non formal lantas mendapat kesulitan keyika berurusan dengan layanan kesehatan. Apalagi di tengah Kota Semarang yang menggencarkan fasilitas layanan kesehatan," papar Ade Bhakti.

Tak hanya BPJS, seniman juga mendapatkan penjelasan tentang perlunya layanan perbankan yang disampaikan Tim Mandiri Bank. Terutama terkait transaksi digital yabg aman dan efektif.(Cha)

Kredit

Bagikan