Alasan Bayar Kuliah, Oknum Mahasiswa Gasak Motor di Kosan

user
agus 25 Juli 2022, 14:47 WIB
untitled

SLEMAN, KRjogja.com - Polsek Ngemplak mengungkap dua kasus pencurian sepeda motor yang melibatkan empat orang tersangka. Tiga dari empat tersangka, merupakan satu kelompok yang mencuri di satu lokasi dengan sasaran motor yang tidak dikunci stang.

Sedangkan satu tersangka berinisial EL (26),

masih berstatus mahasiswa yang beraksi seorang diri dengan alasan tak punya uang untuk biaya kuliah.

Kapolsek Ngemplak AKP Haryanto menjelaskan, EL berasal dari luar Jawa yang kos di Wedomartani Ngemplak Sleman. Tersangka EL, mencuri sepeda motor Piaggio AB 6923 BS milik Alya, mahasiswa asal Jepara.

"Sepeda motor itu dicuri oleh tersangka saat diparkir di daerah Wedomartani Ngemplak Sleman. Tersangka dengan mudah membawa kabur motor itu karena kunci masih menggantung," ungkap Kapolsek, Senin (25/7).

Tersangka EL, berhasil diamankan di kosnya setelah petugas melakukan penyelidikan terkait laporan pemilik motor.

Sedangkan satu kasus lainnya melibatkan tiga tersangka yakni VS alias Jeki (24) asal Bengkulu, AJ (24) dan AS (24) keduanya asal Sumatera dan AS (24). Ketiganya mencuri motor Yamaha BH 2094 UM milik Ikhwan di kosan Malangrejo, Wedomartani Ngemplak Sleman, Senin (18/7) dini hari. Ketiganya datang ke lokasi berboncengan satu sepeda motor.

Saat melintas di depan TKP, ketiganya melihat beberapa sepeda motor terparkir di garasi. Mereka pun berhenti di depan gerbang dan setelah itu mereka mengamati situasi. Setelah dirasa aman, dirasa aman, salah satu tersangka mencuri motor yang tidak dikunci stang milik korban.

Sepeda motor warna merah itu dikeluarkan dari garasi dengan cara didorong, setelah itu dinaiki dan distep dari belakang oleh pelaku lainnya hingga sampai di kos tersangka di Kota Yogya. Siang harinya, salah satu tersangka mencari tukang kunci untuk membuat kunci sepeda motor tersebut. Setelah selesai, kemudian sepeda motor tersebut diposting di Facebook untuk dijual.

"Setelah mendapatkan laporan, kami melakukan penyelidikan, termasuk patroli cyber. Saat patroli dunia maya, melihat postingan para tersangka dan setelah mendapatkan kepastian dari korban jika kendaraan itu adalah motornya yang dicuri, para pelaku kami pancing dan kami amankan," tandas Kapolsek.

Saat dimintai keterangannya, ketiga tersangka mengaku terpaksa melakukan pencurian karena tidak punya uang untuk biaya sehari-hari. Dalam dua kasus curanmor itu, para tersangka terancam hukuman 5 tahun. (Ayu)

KR- Wahyu Priyanti.

Keempat tersangka kasus pencurian sepeda motor yang ditangkap Polsek Ngemplak.

Kredit

Bagikan