Guru SMK Solo Dilatih Pembelajaran Augmented Reality

user
Ary B Prass 22 Juli 2022, 03:07 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA.com -  Guru-guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Teknik Konstruksi dan Properti (TKP) di Wilayah Solo dan sekitarnya mendapat pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality (PMPBAR).

Pelatihan diberikan Tim Riset Grup Building Engineering Education and Learning Studies (RG-BEELS) di laboratorium Komputer Prodi PTB, Kampus V Universitas Sebelas Maret (UNS) kampus Pabelan Solo.

Taufiq Lilo Adisucipto ST MT mengatakan perkembangan teknologi pembelajaran dan penggunaan teknologi imersif pada proses pembelajaran menjadi isu yang strategis dalam transformasi pembelajaran digital bidang teknik bangunan.

"Saat ini, dunia industri konstruksi secara masif menggunakan konsep Building Information Modeling (BIM) sebagai media untuk menampilkan konsep dan detail konstruksi bangunan," katanya, Kamis (21/7/2022).

Karena itu, lanjutnya, dunia pendidikan perlu merespon kebutuhan itu dengan melakukan peningkatan kapasitas guru dalam kemampuan Technology Paedagogical Content Knowledge (TPACK) melalui kegiatan pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality.

Guru SMK perlu dibekali kemampuan penggunaan teknologi augmented reality, sebagai salah satu teknologi imersif yang relevan diterapkannya konsep BIM dalam proses pembelajaran.

Pada pelatihan para guru diberi penjelasan mengenai apa dan bagaimana augmented reality dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran.

Kemudian mereka diberi tutorial dan pendampingan di dalam proses pembuatan media pembelajaran berbasis augmented reality.

Kegiatan ini merupakan pengabdian para Dosen Prodi Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) yang tergabung dalam komunitas riset bernama Riset Grup Building Engineering Education and Learning Studies (RG-BEELS).

Ketua RG Dr AG Tamrin, MPd MSi menjelaskan mitra pengabdian terdiri SMKN 2 dan 5 Solo, SMKN 2 dan 4 Sukoharjo dan SMKN 2 Wonogiri.

Sementara Rosyid Abidin, mahasiswa PTB  berhasil mengembangkan media augmented reality berbasis BIM pada tugas akhirnya.

Para peserta diberikan contoh base practice penerapan augmented reality pada pembelajaran mata kuliah perancangan struktur baja. (Qom)

Kredit

Bagikan