Hanya di Wonogiri Ada Jalinan Kolaborasi Pemkab dan Pemdes

user
agus 16 Juli 2022, 12:34 WIB
untitled

WONOGIRI, KRJOGJA.com - Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengakui ada 62 desa di kabupaten itu masuk kategori desa berkembang. Pemerintah desa (Pemdes) diingatkan ada program kolaborasi dengan Pemkab sehingga masalah yang dihadapi  desa bisa selesai setelah dikeroyok bareng antara Pemkab dan Pemdes.

"Dengan begitu saya yakini tidak butuh waktu lama-lama tidak ada lagi desa berkembang di Wonogiri," tandas dia saat memberikan sambutan pada pengukuhan DPC Persatuan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Wonogiri di gedung Sasono Mulya, Jumat (15/7) siang.

Pengukuhan puluhan pengurus ditandai dengan penyerahan pataka PAPDESI dari pengurus provinsi serta penyematan pin oleh Bupati Wonogiri kepada ketua terpilih Purwanto yang juga Kades Krandegan Kecamatan Bulukerto.

Menurut Bupati yang akrab disapa Jekek ini, di daerahnya baru ada 37 desa mandiri,  152 desa maju dan sisanya 62 desa lain masuk klasifikasi  berkembang.

Pengurus baru PAPDESI, ungkap Jekek, harus memiliki target  berapa desa yang masuk menjadi kategori desa mandiri atau maju. "Syukur-syukur dengan soliditas pengurus baru ini semua desa berkembang naik tingkat menjadi (desa) maju," lanjutnya.

Dalam acara yang juga dihadiri Ketua PAPDESI Pusat, bupati mengklaim baru Pemkab Wonogiri dan pemerintah desa berkolaborasi dalam hal penganggaran setiap menjalankan program atau target Pemkab.

Ketua PAPDESI Wonogiri Purwanto menandaskan  pemerintah desa siap bersinergi dengan bupati. Apa yang menjadi program Bupati  atau Pemkab Wonogiri sama seperti yang diinginkan pihak desa.

“Ada kesinkronanan antara pemkab dan desa, semisal dalam program pengentasan kemiskinan maupun Zero stunting di 2024 mendatang," kata dia. (Dsh)

Kredit

Bagikan