Magang di Polda Jateng, Seorang Bintara Asal Papua Ngaku 'Kecantol' Gadis Solo

user
agus 13 Juli 2022, 07:14 WIB
untitled

SEMARANG, KRJOGJA.com - Bripda Esau, salah seorang Bintara magang asli Papua mengaku banyak pengalaman kemasyarakatan yang diperolehnya di Jateng. Remaja ini juga mengaku selama magang bersama tiga puluh rekannya di Polda Jateng hatinya tertambat pada seorang gadis di Surakarta.

Pengakuan Esau yang lugu di sela sela acara penerimaan, sekaligus menerima pengarahan dari Waka Polda Jateng, Selasa(12/7) di aula lantai 6 Mapolda Jawa Tengah sebelum ia bersama 30 rekannya kembali ke daerah asal, tentu mengundang tawa.

"Soal pacar saya bertekad jalan terus meskipun harus kembali ke Papua," tekadnya.

Namun, dibalik itu ia selama mengkuti orintasi di Jateng juga mengaku mendapat banyak ilmu dan pengalaman selama magang. Dia berharap hal tersebut dapat diterapkan saat bertugas di Papua nanti.

"Kami juga mengucapkan terima kasih pada Kapolda Jawa Tengah atas kesempatan magang dan ilmu yang sudah kami peroleh", ucap Esau.

Pertemuan antara 31 Bintara Noken, termasuk Bripda Esau denga Waka Polda, Jateng Brigjen Pol Abioso Senoaji dan para pejabat utama Polda Jateng penuh keakraban. Pada Bintara Noken itu usai menjalani masa orientasi kedinasan selama satu tahun di Polda Jateng.

Anggota polisi yang menjalani penugasan magang di Ditsamapta Polda Jateng sejak 13 Juli 2021 sebelum kembali bertugas di daerah asal pengiriman Polda Papua dan Polda Papua Barat, Selasa(12/7) mendapat arahan Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Abioso Senoaji.

Waka Polda usai memberikan 'pengarahan mengatakan Bintara tersebut menerima pembekalan tentang hakekat penugasan seorang Polri. Para Bintara tersebut merupakan putera-putera terbaik Papua yang terpilih untuk mengabdi sebagai anggota Polri.

"Kepada mereka juga disampaikan bahwa profesi Polri bukan hanya sebagai ladang pengabdian tetapi juga ladang ibadah. Tentunya, ini nanti yang harus kita pertanggung jawabkan nanti di hadapan Tuhan. Hal ini yang harus mereka bawa saat kembali bertugas di Papua", jelas Waka Polda Jateng Brigjen Abioso.

Ia berharap para Bintara noken menerapkan doktrin-doktrin kepolisian saat bertugas di Papua dan menyuarakan semangat persatuan sebagai sesama anak bangsa Indonesia.

"Saya yakin banyak hal positif yang mereka peroleh selama di Jateng. Saya juga meminta mereka untuk menjadi Polri yang betul-betul melayani masyarakat dan bukan sebaliknya", pesannya.

Sementara Kabag Kermadian Akpol, Kombes Pol Jeremias Rontini, selaku orang tua asuh menerangkan bahwa para Bintara asli Papua merupakan hasil didikan Sekolah Polisi Negara di Papua dan berasal dari berbagai latar belakang.

"Ada yang berasal dari keluarga petani, buruh perkebunan maupun kuli angkut," tuturnya.

Tujuan pengiriman mereka untuk melaksanakan orientasi dinas atau magang di Polda Jateng, lanjutnya, adalah untuk menggali pengalaman dan belajar berbagai ketrampilan kepolisian.

Ketrampilan berkomunikasi dan bernegosiasi, ungkap Jeremias, amat diperlukan para Bintara asli Papua tersebut. (Cry)

Kredit

Bagikan