Gelar Kesenian Sebagai Promosi Desa Wisata Tepus

user
danar 10 Juli 2022, 18:30 WIB
untitled

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Desa Tepus menyelenggarakan Gelar Kesenian. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal tanggal 2 Juli sampai dengan 11 Juli 2022. Kegiatannya telah resmi dibuka pada tanggal 2 Juli 2022 oleh Wakil Bupati Gunung Kidul.

Pada kesempatan ini acara turut hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Panewu Kapanewon Tepus, Lurah Kalurahan Tepus, Kapolsek Tepus, Danramil Tepus. Acara pembukaan Gelar Kesenian juga turut dihadiri Kepala LP2M beserta Kabag Humas dan Kerjasama Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta selaku kampus pendamping Desa Wisata Tepus

Dalam kesempatan tersebut Hary Hermawan selaku Ketua LP2M Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA menyampaikan Selamat kepada Masyarakat dan Pengurus Desa Wisata Tepus atas terselenggaranya acara, “Kami selaku pendamping Desa Wisata Tepus turut bangga, serta kami ucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih Desa Wisata Tepus Raih sebagai nominasi 50 besar ADWI 2022. Melalui event saya berharap dapat menjadi motivasi Desa Wisata Tepus agar dapat terus meningkatkan pengembangan pariwisata pada masa yang akan datang”.

Gelar Kesenian ini diinisiasi masyarakat sebagai bentuk promosi potensi kekayaan budaya Desa Wisata Tepus, Gunung Kidul. Sekaligus perayaan pencapaian prestasi Desa Wisata Tepus (Dewi Kampus) yang masuk dalam nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Rangkaian acara dalam Gelar Kesenian selama 10 hari ke depan akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni khas Gunungkidul meliputi: Pameran UMKM Gunungkidul, pameran bonsai, Ketoprak Krido Budoyo, Jathilan Klumpit, Jathilan Tegalrewu, Reog Ponorogo Tepus III, Jathilan Tepus I, Jathilan Tepus II, Jathilan Pudak, Jathilan Jeruk, Ketoprak Blekonang.

"Sangat senang sekali atas antusiasme masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung event ini. Harapan saya dengan masuknya Desa Wisata tepus sebagai 50 besar ADWI kedepannya masyarakat bisa terus semangat dalam meningkatkan untuk terus meningkatkan prestasi. Semoga dengan adanya Gelar Kesenian ini masyarakat bisa melirik potensi unik yang kami miliki dari segi Daya Tarik Wisata Alam, sisi budaya, bahkan UMKM," ujar Heri, selaku Ketua Pengelola Desa Wisata Tepus.

Sekolah Tinggi AMPTA berkomitmen untuk terus mendampingi Desa Wisata Tepus dalam pengembangan potensi wisata, diantara program kerjasama yang akan dilaksanakan adalah: (1) Pengembangan konservasi penyu; (2) Pengembangan budidaya bonsai santigi dan Penanaman di pesisir Pantai Selatan bersama masyarakat; (3) Pengembangan kerajinan ecoprint, keset anyaman dan kesenian jaranan bersama SLB Puspa Melati; (4) Pengembangan produk kerajinan batik tulis; (5) Pengembangan produksi oleh-oleh khas Patilo; dan sebagainya. Selain itu, Kerjasama kemitraan pemasaran juga akan lebih dikembangkan bersama Bumdes Punakawan. (*)

Kredit

Bagikan