Tim UMY Dampingi Inovasi Budidaya Ikan

user
ivan 05 Juli 2022, 19:32 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Sektor perikanan darat sangat potensial untuk peningkatan kesejahteraan petani. Pengelolaan yang konvensional menjadikan produktivitas kolam tidak optimal. Salah satu sumber masalahnya adalah kurang baiknya sirkulasi air kolam. Untuk itu, diperlukan rehabilitasi melalui mekanisasi sirkulasi air kolam.

Tim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang dikoordinir oleh Endah Saptutyningsih, dosen FEB dan Berli Paripurna dosen Fakultas Teknik, bersama para petani ikan di Kauman Babadan Banguntapan Bantul melaksanakan program kemitraan membuat percontohan inovasi mekanisasi sirkulasi air kolam.

Kegiatan rehabilitasi kolam melalui mekanisasi sirkulasi air kolam (airlift system) terbukti meningkatkan produksi ikan dari sisi ukuran yang lebih cepat besar. Hal ini dapat meningkatkan nilai jual ikan. Pada skala yang lebih luas, metode ini dapat meningkatkan pendapatan petani ikan air tawar," kata dosen FEB UMY, Endah Saptutyningsih di Yogyakarta, Selasa (05/07/2022).

‎Menurut Endah, dalam skala terbatas, program itu telah diuji coba pada kolam di sekitar Masjid. Langkah awal dimulai dengan pelatihan singkat teori praktis tentang budidaya ikan air tawar.

Setelah dilakukan edukasi dan motivasi, dilanjutkan pemasangan instalasi airlift system dan penebaran benih ikan. Tim UMY selain mendampingi pada sisi produksi, juga melakukan edukasi pemasaran, termasuk pemasaran luring.

Hasil pemantaun lapangan, setelah dilakukan penebaran benih ikan dan penggunaan teknologi sederhana sirkulasi air kolam, tampak menunjukan hasil yang lebih baik daripada cara beternak konvensional.

"Diharapkan program kemitraan ini menjadi model untuk pemberdayaan petani ikan air tawar. Bahkan pada skala yang lebih luas berpotensi juga untuk destinasi wisata lokal," jelas Endah. (Ria)

Kredit

Bagikan