Unwidha Siapkan Kelas Khusus untuk Kades dan Perdes

user
ivan 05 Juli 2022, 16:32 WIB
untitled

KLATEN, KRJOGJA.com - Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Klaten menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM di Desa, bertempat di auditorium FKIP, Selasa (05/07/2022). Dalam kegiatan ini Unwidha menjanjikan pemberian keringanan biaya kuliah dan menyiapkan kelas khusus untuk para kepala desa dan perangkat desa yang akan kuliah di Unwidha.

Acara dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia (YPI) Klaten Dr. H. Basuki MM, Asisten Pemerintahan Klaten Jaka Purwanto, Sekretaris Inspektorat Agus Setyawan, dan diikuti para kepala desa di 401 desa/kelurahan dan para camat.

Rektor Unwidha, Prof. Dr. Triyono MPd. mengemukakan, Universitas Widya Dharma sudah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam berbagai bidang. Antara lain dalam pembinaan desa wisata, kegiatan kuliah kerja nyata sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat, perekrutan karyawan di RSUD Bagas Waras, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan di Puskesmas-Puskesmas.

“Kami melakukan kerjasama dengan dinas dan RSUD Bagas Waras untuk melakukan rekrutmen. Pada tahun 2018 yang lalu, dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, kita merekrut perangkat desa di sejumlah desa di Kabupaten Klaten,” kata Rektor.

Selain itu, saat ini Unwidha juga sedang merancang kegiatan in house training bekerjasma dengan Inspektorat Daerah. “Tadi Bapak Asisten 1 juga bilang kalau dalam waktu tidak lama lagi, tahun ini akan ada pengisian perangkat desa di Kabupaten Klaten, sekitar 300 an,” tambah Rektor.

Dalam kesemepatan tersbeut Rektor menawarakan berbagai kemudahan pada para kepala desa dan perangkat desa di Klaten yang akan melanjutkan kuliah di Unwidha, dalam rangka penignkatan kapasitas sumber daya manusia.

Ada beberapa kemudahan yang akan diberikan untuk para kepala desa dan perangkat desa tersebut. Antara lain melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Yakni pengakuan atas pencapaian pembelajaran seseorang, yang ditilik dari pendidikan formal non formal maupun pengalaman kerja.

Hal ini memungkinan para kepala desa/perangkat desa yang kuliah di Unwidha tidak harus menempuh kuliah selama empat tahun. Yang kedua adalah pemberian keringanan biaya pendidikan. “Setiap semester nanti akan kami berikan keringanan,” jelas Rektor pula.

Selain itu, Unwidha juga akan memberikan kemudahan dengan membuat kelas khsuus. Tidak harus datang ke kampus, kemungkinan dibentuk kelompok di beberapa titik kelas. (Sit)

Kredit

Bagikan