Malioboro Park View Menjadi Front One Premiere Hotel Yogyakarta, Beroperasi Sebelum

user
Agusigit 08 September 2022, 12:31 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - Malioboro Park View Apartemen yang mangkrak sejak 2016 dan dinyatakan pailit pada 2020 akhirnya bakal berlanjut pembangunannya. PT Majapahit Manajemen Hotel yang diberi kewenangan oleh kurator dari pengadilan resmi menggandeng Azana Hotel & Resort untuk mengelola proyek di Jalan Laksda Adisutjipto ini.

R Dadang Zohar, Direktur Operasional PT Majapahit Manajemen Hotel, mengatakan pihaknya resmi bekerjasama dengan Azana Hotel & Resort yang sudah mengelola 70 hotel di seluruh Indonesia. Pihaknya menargetkan akan beroperasi sebelum Lebaran tahun depan dengan total 300 kamar.

“Akan kami operasikan 300 unit sebelum Lebaran. Kami akan selesaikan (pembangunan) sesuai standar teknis dari Azana. Semua harus disempurnakan sesuai arahan manajemen hotel. Bangunan ini baru 60-80 persen dan tugas kami menyelesaikan sampai 100 persen. Kami monitor setelah dinyatakan pailit. Bangunan sangat bagus, kontraktor sebelumnya memang bagus dan menjadikan kami yakin meneruskan dengan aman,” ungkapnya pada wartawan usai penandatanganan kerjasama, Kamis (8/9/2022).

Terkait 371 konsumen lama, Dadang mengatakan seluruhnya tetap akan diakomodasi dalam pengelolaan baru. Komunikasi terus dilakukan di mana mayoritas mengingingkan agar investasinya diteruskan daripada hanya dikembalikan (refund).

“Kami tetap berkomunokasi, tawarkan apakah mau kita kelola atau bagaimana. Kami sangat percaya dan yakin proyek ini bisa berjalan kembali dengan lancar,” sambungnya.

Sementara, CEO Azana Hotel & Resort, Dicky Sumarsono, menambahkan bahwa seturut kesepakatan bersama nama Malioboro Park View akan berubah menjadi Front One Premiere Hotel Yogyakarta. Nantinya secara bertahap, kapasitas yang ada yakni 600 kamar dan ballroom untuk menunjang kebutuhan konsumen.

“Ini suatu peluang untuk wisatawan maupun business traveller. Kami yakin Front One Premiere Hotel Yogyakarta siap untuk memberikan makna dan value yang lebih baik yang dibutuhkan oleh customer dari berbagai kalangan dibanding dengan hotel-hotel lainnya di Kota Yogyakarta. Ada lima hotel yang sudah kami kelola di Jogja dan semuanya okupansi di atas 80 persen, ini mengapa kami yakin dengan pengelolaan baru ini,” pungkas dia. (Fxh)

Credits

Bagikan