PMII Purworejo Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

user
agus 07 September 2022, 16:45 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Purworejo menolak kenaikan harga BBM, Rabu (7/9). Mereka melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD dan jajaran Pemkab Purworejo.

Mahasiswa berdemo di depan Kantor Bupati Purworejo. Kemudian mereka diterima di ruang Arahiwang kompleks Setda Purworejo yang menjadi ruang rapat paripurna sementara DPRD Purworejo. Mereka diterima Wakil Ketua DPRD Kelik Susilo Ardani dan Fran Suharmaji, anggota DPRD Eko Januari Susanto, Asisten II Setda Purworejo Bambang Susilo, dan kepala OPD terkait.

Korlap aksi Zaidul Huda mengatakan, aksi tersebut dilakukan menyikapi kebijakan pemerintah yang tidak peka dengan situasi sulit masyarakat. Dampak Covid 19 masih dirasakan masyarakat Indonesia. "Ternyata pemerintah justru menaikkan harga BBM bersubsidi, padahal semestinya pemerintah fokus memberantas penyalahgunaan penerima manfaat BBM bersubsidi," tuturnya di sela aksi.

Pemerintah, katanya, harus memikirkan bagaimana subsidi bisa tepat sasaran . "Sehingga tidak menimbulkan ketimpangan yang terus berlarut seperti sekarang," tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya, PMII menuntut DPRD Purworejo untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat tentang sikap

bahwa masyarakat Purworejo yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. PMII juga mendesak DPRD Purworejo untuk menyampaikan pemerintah pusat untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran kepada masyarakat.

PMII Purworejo juga menegaskan akan melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih banyak lagi. "Jika tidak disampaikan kepada pemerintah pusat maka kami akan datang kembali dengan masa yang lebih banyak," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Purworejo Kelik Susilo Ardani mengatakan, pihaknya akan segera mengirimkan surat tuntutan PMII kepada pemerintah pusat melalui DPR RI. "Akan kami sampaikan langsung kepada DPR RI, nanti kami akan sampaikan buktinya kepada mahasiswa, silakan dikawal," ujarnya.

Kelik mengapresiasi aksi mahasiswa PMII yang peka dengan situasi dan kondisi masyarakat. Tidak hanya menyuarakan aspirasi, lanjutnya, mahasiswa juga memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi bangsa. "Tentunya aksi seperti ini adalah bagian dari demokrasi yang harus kita jaga marwahnya, dan harus dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban," tandasnya.(Jas)

Credits

Bagikan