Buntut Tarif BBM, Mahasiswa dan Ojol Banyumas Turun Jalan

user
ivan 07 September 2022, 13:54 WIB
untitled

PURWOKERTO, KRJOGJA.com - Menuntut kenaikan tarif ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Purwokerto, Rabu (7/9/2022) menggelar aksi di Jalan Jenderal Soedirman dan Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Mereka menuntut aplikator untuk menaikan tarif dasar penumpang sebagai buntut kenaikan harga BBM. Perwakilan ojol, Satriaji Heroestanto, dalam orasinya menuntut aplikator untuk menaikan tarif dasar penumpang sebagai buntut kenaikan harga BBM. "Kami menuntut tarif dasar penumpang dinaikan," kata Aji.

Menurutnya jika tuntutan tersebut tidak dapat dipenuhi, ojol meminta agar potongan dari aplikator dikurangi."Kalau tidak bisa, kami minta potongan bagi pengemudi yang tadinya 20 persen menjadi 10 persen, ungkapnya.

Bupati Banyumas Achmad Husein yang didampingi Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu dan Wakil DPRD Banyumas Supangkat saat menemui massa mengatakan, akan memfasilitasi dan mengawal tuntutan para pengemudi ojol.

"Kami sifatnya memfasilitasi dan mengawal, saya siap. Sekembalinya dari sini langsung saya rapat membahas ini," kata Husein.

Dalam aksi kemarin kelompok mahasiswa, driver ojol roda dua dan roda empat juga turun ke jalan menuntut agar harga BBM bersubsidi diturunkan.

Ratusan pengemudi ojol dan dan mahasiswa dari HMI melakukan konvoi sepeda motor dan mobil dari Jalan S Parman, jalan jenderal Soedirman dan titik kumpul di alun alun Purwokerto. (Dri)

Kredit

Bagikan