Polres Wonogiri Serahkan 50 Paket Sembako Bagi Sopir Angkot dan Ojol Terdampak Kenaikan BBM

user
agus 07 September 2022, 06:15 WIB
untitled

WONOGIRI, KRJOGJA.com - Puluhan driver ojek online (ojol) dan sopir angkutan kota (angkot) Wonogiri, Selasa (7/9/2022) sore, gruduk Mapolres Wonogiri. Kedatangan mereka guna  menerima bantuan sosial di tengah masa sulit kalangan pengojek dan sopir angkot akibat kenaikan harga BBM.

Koordinator driver ojol Wonogiri, Wawan Sugiyanto, mengatakan naiknya harga BBM cukup memberatkan ekonomi mereka. Diakui, ekonomi baru berangsur pulih usai dihantam pandemi Covid 19. “Penghasilan kami belum stabil sekarang kena dampak kenaikan harga BBM,” terangnya.

Menurut Wawan, penghasilan driver ojol sehari rata-rata Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu. Pendapatan kotor ini masih dipotong untuk membeli BBM yang harganya  membengkak. "Mewakili driver ojol maupun angkot kami berterima kasih atas kepedulian Polres Wonogiri," tutur dia sembari  berharap ada solusi selain bansos yang bisa menyejahterakan driver ojol.

Wakapolres Wonogiri Kompol Anggara Rustamyono mengaku pembagian bansos ini untuk meringankan beban ekonomi driver ojol dan angkot di Kota Sukses. Agar tidak salah sasaran bansos sengaja tidak berwujud uang tunai, melainkan beras, minyak goreng, dan sembako lainnya. Untuk langkah awal ini Polres Wonogiri menyerahkan bantuan sembako kepada 50 driver ojol dan sopir angkot.

"Bantuan semacam ini (sembako)  kami perintahkan masing-masing Polsek juga melakukannya. Tujuannya sama yakni untuk meringankan beban teman-teman bola roda,” kata Wakapolres.-(Dsh)

Credits

Bagikan