Hadang TBC, Sleman Luncurkan Skrining Kesehatan Aktif

user
danar 06 September 2022, 09:50 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kasus penyakit Tuberculosis (TB) di Sleman pada tahun 2021 mencapai 983 kasus, lebih rendah dari target Kementerian Kesehatan yaitu sebesar 2.546 kasus. Sementara itu, kasus TB kebal obat yang ditemukan pada tahun 2021 sebanyak 22 kasus, mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

"Dengan demikian, perlu inovasi dan strategi baru untuk bisa menjangkau populasi risiko tinggi yang didukung oleh segenap lintas sektor, agar program skrining aktif TBC yang diinisiasi melalui ZeroTB ini dapat dikenal luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Peluncuran program ini kami laksanakan sekaligus dengan rangkaian gebyar Hari Kesehatan Nasional yang akan diperingati pada bulan November 2022, dengan tema Sleman Sehat : Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat," ungkap Bupati Sleman Kustini pada peluncuran program Skrining Kesehatan Aktif di Kapanewon Ngemplak, Senin (5/9/2022).

Bupati berharap masyarakat Sleman dapat memanfaatkan skrining kesehatan gratis ini yang seluruh pembiayaannya didukung sepenuhnya oleh program ZeroTB. "Skrining x-ray mobile akan menjangkau seluruh Kapanewon di Kabupaten Sleman melalui Puskesmas di wilayahnya. Kapanewon Ngemplak sebagai inisiasi lokasi pertama. "Mereka hanya perlu masuk ke mobil skrining x-ray lalu difoto, dan hasilnya akan menentukan apakah perlu ditindaklanjuti dengan tes cepat molekuler," jelas Bupati.

ZeroTB Yogyakarta hadir di Kabupaten Sleman dan dikemas secara komprehensif oleh Dinas Kesehatan Sleman bersama lintas sektor terkait untuk menyediakan Skrining TBC diseluruh wilayah Kabupaten Sleman, diprioritaskan pada populasi dengan risiko tinggi seperti pemukiman padat, daerah dengan sanitasi buruk, serta masyarakat dengan komorbid.

Skrining dikemas dalam satu rangkaian skrining kesehatan lain seperti posbindu penyakit tidak menular, skrining gangguan mental emosional, konseling dan tes HIV, serta kegiatan senam Germas, dengan mekanisme penjadwalan peserta skrining. "Saya berharap, melalui program Zero TB Goes To Sleman ini, masyarakat benar-benar dapat memperoleh kemudahan pemeriksaan," tambah Bupati. (Has)

Credits

Bagikan