JOGJA COFFEE WEEK #2 jadi Sarana Efektif Promosikan Produk Lokal

user
tomi 05 September 2022, 19:47 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Keberadaan pameran Jogja Coffee Week (JCW) #2 di Jogja Expo Center (JEC) tidak sekadar momentum tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat DIY dan sekitarnya, tapi juga menjadi sarana efektif untuk mempromosikan produk lokal.

Tidak mengherankan, jika pameran yang diadakan oleh PT Medialink International dan didukung Dinas Pariwisata DIY, Kadin DIY dan Jogja Expo Center tersebut mendapat respon positif dari masyarakat.

"Keberadaan pameran Jogja Coffee Week (JCW) #2‎ sangat penting bagi kami yang selama ini lebih banyak mengedepankan produk lokal. Karena lewat kegiatan ini aneka kopi yang ada di DIY seperti Kopi Suroloyo Kulonprogo, Kopi Merapi Sleman serta beberapa yang lain. Kondisi itu direspon positif oleh Bank BPD DIY yang memiliki komitmen tinggi untuk mengangkat produk lokal agar lebih dikenal masyarakat luas,"kata Pengelola ‎Kopi Suroloyo selaku UMKM binaan Bank BPD DIY,Windarno disela-sela acara ‎Jogja Coffee Week (JCW) #2 di JEC, Senin (5/9).

Para pengunjung bisa nikmati aneka kopi dari berbagai daerah di Indonesia serta beberapa produk lainnya dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.

Hal senada diungkapkan oleh ‎regional business development Green Rebel Fadila Ardila Putri.

Menurut Fadila, meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat menjadikan produk Green Rebel semakin banyak diminati. Bahkan sejak hari pertama pameran respon pengunjung cukup positif. Kondisi itu secara tidak langsung menjadi motivasi bagi Green Rebel untuk menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga terjangkau.

"Terus terang dengan ikut pameran ini produk kami tidak sekadar dikenal luas masyarakat. Walaupun produk lokal dan berasal dari petani lokal tapi bisa bersaing dan kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Adapun untuk harga Rp 55 ribu sampai Rp 75 ribu‎. Produk‎ Green Rebel Foods memiliki empat varian. Salah satunya varian Beefless yang Varian beefless terbagi menjadi Beefless Steak, Beefless Chunks dan Beefless Rendang,"terangnya.

Sementara itu‎ itu desainer Pratter Coffee Roaster, Indrawan Samuels menjelaskan, meski lebih mengedepankan produk lokal, tapi kualitas mesinnya bisa bersaing dengan produk dari luar.

Hal itu dibuktikan dalam ajang pameran di JEC dimana setiap harinya stand Pratter selalu ramai didatangi oleh para pengunjung. Adapun untuk harga mesin kopi yang ditawarkan Pratter berkisar Rp 77 juta sampai Rp 400 juta.

"Meski baru pertama kali mengikuti pameran tapi kami merasa terbantu, karena produk kami bisa lebih dikenal oleh konsumen,"ujarnya. (Ria)

Kredit

Bagikan