BBM Naik, Harga Beras Melejit

user
Ary B Prass 05 September 2022, 19:57 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Harga beras di sentra penjualan beras di pasar Legi Parakan Temanggung melejit hingga Rp 500 per kilogram. Sejumlah harga sembako juga meningkat seperti garam.

Seorang pedagang beras di pasar Legi Parakan, Mukini mengatakan harga beras naik sekitar Rp 500 per kilogram sejak Sabtu (3/9/2022) atau paska pengumuman kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah.

"Dari pemasok dan petani harga beras sudah naik, mau tidak mau sebagai pedagang juga menaikkan harga penjualan,"kata Mukini, (5/9/2022).

Dia mengatakan untuk harga beras kualitas biasa yang semula Rp 9,5 ribu kini menjadi Rp 10 ribu perkilogram, sedangkan kualitas premium dari Rp 10,5 per kilogram menjadi Rp 11 ribu per kilogram.

Untuk ongkos transportasi sendiri, kata dia ada kenaikan Rp 100 per kilogram. Sedangkan yang Rp 400 per kilogram adalah berbagai komponen.

Dia mengaku ikutan menaikkan harga beras dan harus menambah modal. Kini untuk kulakan dua ton beras harus menambah sekitar Rp 1 juta.

Dia mengatakan dalam dua hari ini penjualan sepi dimungkinkan pembeli seperti pedagang eceran dan warga umum belum mau membeli beras karena harga naik.

"Sehari biasanya laku 5 kuintal, tetapi dua hari ini per hari laku 2 sampai 3 kuintal," katanya.

Pedagang lainnya, Susi mengatakan harga sembako juga naik diantaranya garam, yang saat ini Rp 35 ribu perball dari semula Rp 34 ribu perball. Sedangkan untuk harga cabe naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram dalam satu minggu terakhir.

"Harga gula jawa naik menjadi Rp16 ribu dari Rp 15 ribu, dan yang kualitas bagus dari Rp 17 ribu menjadi Rp 18 ribu per kilogram," kata dia.

Kepala UPT Pasar Legi Parakan Temanggung Supadi mengatakan harga beras yang terpantau mengalami kenaikan menonjol yakni Rp500 perkilogram.

Dia mengatakan berdasar pantauan harga yang juga naik seperti sabun yang naik Rp 2000 per renteng, dan garam naik Rp 1000 per ball.

"Kami hanya bisa memantau dan melaporkan pada pimpinan adanya gejolak harga di pasar. Tiap hari kami melaporkannya," kata dia. (Osy)

Credits

Bagikan