Pilkades Serentak 13 Desa Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

user
ivan 03 September 2022, 15:32 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 13 desa pada 8 Desember 2022 wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo juga mensyaratkan vaksin virus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Tri Tuti Rahayu, Sabtu (03/09/2022) mengatakan, DKK Sukoharjo sudah dilibatkan dalam rapat koordinasi bersama kepanitiaan tingkat kabupaten untuk penyelenggaraan Pilkades serentak 13 desa. Dalam rakor tersebut DKK Sukoharjo tetap mewajibkan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Hal tersebut dikarenakan pandemi virus Corona sekarang belum sepenuhnya berakhir.

Penerapan protokol kesehatan dilakukan baik pada kepanitiaan tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. Syarat wajib lainnya yang harus dipenuhi yakni terkait vaksin virus Corona. "Pelaksanaan Pilkades serentak 13 desa tetap wajib menerapkan protokol kesehatan ketat. Dimulai dari tingkat kabupaten akan diteruskan sampai ke panitia desa," ujarnya.

Protokol kesehatan tersebut seperti meliputi pemakaian masker, menjaga jarak, pembatasan jumlah pemilih dalam satu tempat pemungutan suara (TPS) untuk menghindari kerumunan dan lainnya. DKK Sukoharjo meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam Pilkades serentak 13 desa untuk mematuhinya.

DKK Sukoharjo mendasari penerapan protokol kesehatan pada penyelenggaraan Pilkades serentak 13 desa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Virus Corona. Aturan lain seperti dalam Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 29 Tahun 2022 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Virus Corona Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa.

"Tetap diwaspadai bukan saja pada kerawanan penyelenggaraan Pilkades berkaitan dengan keamanan saja, tapi juga penyebaran virus Corona. Wajib menerapkan protokol kesehatan," lanjutnya.

DKK Sukoharjo akan meminta kepada Puskesmas di wilayah yang ada penyelenggaraan Pilkades untuk ikut aktif memantau dan terlihat langsung terkait penerapan protokol kesehatan. Tenaga kesehatan juga dilibatkan untuk membantu meningkatkan angka capaian vaksinasi virus Corona. "Pelayanan vaksinasi tetap jalan karena memang itu menjadi bagian penting syarat Pilkades," lanjutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo mengatakan, protokol kesehatan tetap tidak boleh dilupakan dan wajib diterapkan pada penyelenggaraan Pilkades serentak 13 desa. Pihak terkait sudah diminta untuk membantu penerapan.

"Protokol kesehatan ini menjadi tugas bersama. Saling mengingatkan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona saat Pilkades serentak 13 desa," ujarnya. (Mam)

Kredit

Bagikan