Warga Palbapang Belajar Pengolahan Sampah jadi Pupuk Organik

user
agus 02 September 2022, 13:10 WIB
untitled

GUNA membantu dan wawasan masyarakat Dusun Taskombang, Cepor Lor dan Pokoh, Kecamatan Palbapang Bantul,  Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Periode-96 Unit II C2,  mengadakan sosialisasi tentang pengolahan sampah organik dan an-organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Acara sosialisasi tersebut, dilaksanakan di Dusun Cepor Lor, RT 07, Rabu, 31 Agustus 2022,  menampillan pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul Fatoni Febriyanta dan Muhammad Bagus Panuntun.

Ketua KKN Unit II.C.2 M. Taufik Musri mengatakan, materi yang disampaikan mengenai soal  sosialisasi pengolahan ember tumpuk dan maggot, guna untuk membantu masyarakat Dusun Taskombang dalam mengolah sampah organik dan an-organik agar bisa menjadi POC (Pupuk organik cair) yang akan lebih bermanfaat untuk ke depannya.

Sosialisasi pengolahan sampah organik dan an-organik lebih difokuskan untuk ibu-ibu di agar bisa mengusasi cara mengolah sampah dan membuat media untuk pembuatan pupuk organik cair.

Maggot merupakan larva yang biasanya banyak ditemukan pada barang-barang yang membusuk seperti bangkai, buah, atau sayur mayur yang rusak. Hanya saja, belakangan ini, maggot dari lalat Hermetia Illunces (Black soldier fly/BSF) banyak di manfaatkan untuk mengurai sampah. Larva ini diklaim mampu untuk 80% mengurangi sampah-sampah rumah tangga dan juga limbah pengolahan pabrik. Ketua KKN Unit II.C.2 M. Kemudian ke depan demi kebersihan lingkungan sekitar, dan juga pemanfaatan sampah yang lebih efisien lagi.

“Apa yang sudah disosialisasikan tentang pengolahan akan bermanfat dan berkelanjutan kedepannya untuk seluruh masyarakat Padukuhan Taskombang, Cepor Lor dan Pokoh," kata Taufik Musri. (Cil)

Kredit

Bagikan