BPS Diminta Sajikan Data Statistik Mudah Dipahami

user
tomi 02 September 2022, 09:31 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Badan Pusat Statistik (BPS) diminta tidak sekadar menyajikan data statistik yang berkualitas, melalui momen Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tapi juga harus mampu menyajikan data stastistik yang mudah dipahami bagi para pemangku kebijakan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pj Bupati Kulonprogo Drs Tri Saktiyana saat Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM sekaligus membuka Sosialisasi Sensus Pertanian 2023 di Hotel Grand Dafam Signature International Airport Yogyakarta, Kamis (1/9).

"BPS adalah pembuat sesuatu yang rumit menjadi mudah dipahami. Sebaik apapun angka statistik, secermat apapun angka statistik, se-update apapun angka statistik, kalau tidak bisa dipahami oleh pembuat keputusan maka angka-angka itu tidak dapat mensejahterakan masyarakat," tegas Tri Saktiyana.

Dijelaskan, statistik memang tidak secara langsung mensejahterakan masyarakat tapi statistik sangat menentukan keputusan-keputusan pemangku kebijakan untuk mensejahterakan masyarakat. "Penting untuk menyederhanakan dan memahamkan data kepada pihak pengambil keputusan, fakta memang terekam dalam angka, tapi bagaimana fakta angka itu juga mencermikan rasa, kalau masyarakat yang penting itu bukan angka tapi 'rasane'," jelasnya.

Dengan akan diadakannya Sensus Pertanian 2023 di Kulonprogo diharapkan bisa merekam permasalahan dan data-data penting di sektor pertanian sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah khususnya sektor pertanian.

"Kulon Progo ini sebagian besar masih petani, namun sejak dua tahun yang lalu pergeseran dari sektor pertanian ke sektor non pertanian lain mulai terasa. Dan saya yakin tahun 2022, 2023 dan tahun seterusnya, pergeseran itu akan sangat cepat terjadi dan harapannya sensus ini mampu merekam pergeseran tersebut," harap Tri.

Kepala BPS Kulonprogo Drs Sumarwiyanto mengungkapkan, BPS berkomitmen menghasilkan data statistik berkualitas, mewujudkan organisasi bersih dan akuntabel, menggunakan anggaran secara efektif dan efisien serta berorientasi pada pelayanan publik seperti menyampaikan data dalam bentuk info grafis agar produk BPS menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. (Rul)

Credits

Bagikan