Drive Thru Cetak E KTP, Optimalisasi ADM Tunggu Sinkronisasi dari Pusat

user
danar 02 September 2022, 09:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Layanan cetak mandiri KTP elektronik melalui mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) hingga saat ini masih menunggu sinkronisasi jaringan dari pusat. Namun demikian, untuk mencetak identitas kependudukan lain secara mandiri tetap bisa memanfaatkan ADM.

Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogya Bram Prasetyo, mengungkapkan melalui mesin ADM sebenarnya masyarakat bisa mencetak lima jenis identitas kependudukan. Mulai dari KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Akta Kematian.

"Tetapi untuk mencetak KTP elektronik sampai sekarang belum bisa digunakan lagi ejak ada sinkronisasi dengan SIAK terpusat. Masih terus dicoba oleh pusat tetapi memang jaringannya belum sinkron," paparnya, Kamis (1/9/2022).

Mesin ADM di Kota Yogya tersebar di tiga titik yakni Mal Pelayanan Publik (MPP) komplek Balaikota Yogya, Kantor Kemantren Mergangsan dan Kantor Kemantren Jetis. Untuk melakukan pencetakan secara mandiri tersebut, warga harus mendaftar melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) terlebih dahulu. Hal ini untuk memperoleh kode akses atau barcode guna membuka identitas kependudukan yang hendak dicetak.

Bram menjelaskan, mesin ADM tetap bisa digunakan selain mencetap KTP elektronik. Pihaknya berharap jaringan dari pusat dapat segera sinkron agar pemanfaatan mesin ADM kembali optimal. Sedangkan untuk mewadahi pelayanan cetak KTP elektronik, Dindukcapil Kota Yogya mengintensifkan layanan drive thru di wilayah selain layanan reguler di kantor dinas.

"Drive thru cetak KTP elektronik pada September hingga Oktober kami alihkan ke Kemantren Jetis. Sebelumnya pada Juli hingga Agustus melayani di Kemantren Mergangsan. Kami optimalkan layanan itu meski di sana tersedia mesin ADM," urainya.

Hanya, sebelum disinggahkan ke Kemantren Jetis, kemarin layanan drive thru cetak KTP elektronik memberikan pelayanan di Kemantren Mantrijeron selama satu hari. Hal ini karena bertepatan dengan kegiatan di wilayah tersebut yang membutuhkan dukungan drive thru. Setelah itu bergeser ke Jetis selama dua bulan ke depan. Selanjutnya untuk November hingga Desember akan dialihkan ke kemantren lain.

Melalui layanan drive thru tersebut KTP elektronik yang dicetak ulang ialah bagi yang rusak, hilang maupun perubahan biodata kependudukan. Sementara bagi penduduk wajib KTP baru, pencetakan pertama harus di Kantor Dindukcapil. Setiap kali dibuka layanan drive thru KTP elektronik, rata-rata petugas melayani hingga 150 pemohon. (Dhi)

Credits

Bagikan