Dua Penimbun BBM Solar Bersubsidi Ditangkap Polisi

user
agus 01 September 2022, 15:15 WIB
untitled

TEMANGGUNG, KRjogja.com - Kepolisian Resort Temanggung menangkap, Ars (48) dan GS (44) warga Madurso Temanggung sebagai pelaku penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dalam suatu operasi.

Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi mengatakan dua tersangka membeli BBM jenis solar di beberapa SPBU yang ada di wilayah Temanggung menggunakan truck. BBM kemudian disimpan dalam gudang di wilayah Sroyo Madureso untuk selanjutnya dibeli orang menggunakan truk tangki.

"Di gudang petugas menemukan 2 unit truck yang terparkir di dalam gudang dan di dapati di salah satu ruangan gudang tersebut terdapat 8 buah kempu berisikan BBM solar," kata Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi, Kamis (1/9).

Dia mengatakan tangki truk telah dimodifikasi. Setelah memenuhi tangki lantas di pompa untuk dimasukkan ke dalam dua kempu yang masing-masing berkapasitas 1000 liter yang ada pada bak truk.

Dua tersangka ini mengoperasikan dua truk, tiap hari mereka membeli BBM bersubsidi jenis solar dari SPBU ke SPBU lain di wilayah Temanggung.

Mereka, kata dia telah beroperasi kurang lebih 4 bulan, dengan rata-rata mampu mendapatkan solar sebanyak 40.000 liter per bulannya. Per liter BBM bersubsidi solar dibeli dari SPBU seharga Rp 5.150.

"Jika dihitung selama 4 bulan telah merugikan negara Rp 2,76 miliar," kata dia.

Dia memgatakan kedua pelaku dijerat tentang tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, yang disubsidi pemerintah. Yakni pasal 40 angka 9 UU RI No. 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja yang mengubah Pasal 55 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Jo Pasal 55 KUHPidana.

"Keduanya terancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar," kata dia.

Tersangka Aris mengatakan membeli BBM bersubsidi jenis solar di SPBU tiap dua hari sekali. Untuk mengisi satu tangki full sekitar Rp 300 ribu. Lantas berganti ke SPBU lainnya hingga dua kempu yang ada di atas truk terisi penuh.

"Solar ini lantas dibeli orang menggunakan truk tangki, tetapi saya tidak tahu alamatnya, setahu saya orang semarang," kata dia. (Osy)

Kredit

Bagikan