Mantan Lurah Getas Ditetapkan Tersangka

user
ivan 01 September 2022, 11:05 WIB
untitled

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Mantan Lurah Getas Kapanewon Playen Gunungkidul, Pam, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi diduga menyelewengkan dana desa yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 627.136.750.

Kasi Pidsus Kejari Gunungkidul, Shendy Pradana SH menyatakan penetapan tersangka tersebut dilakukan karena dalam proses penyidikan ditemukan buktibukti yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan melawan hukum dalam tindak pidana korupsi yang menimbulkan kerugian negara. “Tersangka kini sudah ditahan untuk mengikuti proses hukum lanjutan,” jelasnya.

Sementara Kasi Intel Kejari Gunungkidul, Indra Saragih SH, mengatakan penetapan tersangka terhadap mantan Lurah Getas, Pam, menunggu selesainya persidangan dengan tersangka lain Dwi Hartanto, mantan staf bendahara kalurahan.

Dalam putusan tersebut menyatakan bahwa Dwi Hartanto terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider selama 6 bulan kurungan. “Penetapan tersangka terhadap mantan Lurah Getas itu merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang menyebabkan Dwi Hartanto staf bendahara dijatuhi hukuman,” imbuhnya.

Kajari Gunungkidul, Rinaldi Umar SH, menambahkan proses pemeriksaan tersangka Pam berjalan dengan lancar. Dalam prosesnya, tersangka juga didampingi oleh penasihat hukum sesuai dengan ketentuan hukum.

Tersangka yang merupakan mantan lurah yang menjabat di periode 2015-2021 ini dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU No 20/2021 tentang Perubahan UU No31/199 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP ayat 1 ke 1. “Ancaman hukuman terhadap yang bersangkutan sekitar 15 tahun penjara,” terangnya. (Bmp)

Kredit

Bagikan