Kakek 84 Tahun Ikut Nikah Massal Baznas Klaten

user
Tomi Sujatmiko 12 September 2022, 20:27 WIB
untitled

Krjogja.com - KLATEN - Kakek berusia 84 tahun yang telah memiliki 14 anak, 35 cucu dan 15 cicit, ikut menikah secara massal di Masjid Raya Klaten, Senin (12/9/2022).

Dia adalah Ranto Wardoyo, warga Tegalrejo, Desa Sedayu Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Kakek kelahiran Juni 1942 tersebut menikah dengan Wartini (57) warga Kranggan, Sedayu, Tulung.

Kakek Ranto mengaku tak ada persiapan khusus untuk acara pernikahan tersebut. Wartini adalah wanita pertama yang pernah hidup serumah dengan Ranto, namun saat itu tidak menikah secara resmi, meskipun dikarunia anak. Kemudian Ranto menikah dengan wanita lain, namun wanita yang dinikah resmi ini akhirnya meninggal dunia. Selanjutnya Ranto kembali hidup serumah dengan Wartini selama sekitar tujuh tahun terakhir, hingga akhirnya menikah secara resmi dalam program Baznas Mantu.

Pernikahan massal tersebut diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan diikuti 13 pasangan pengantin, dan dihadiri Bupati Klaten, Sri Mulyani. Semua fasilitas acara sampai biaya pernikahan calon pasutri ditanggung Baznas Klaten alias gratis.

Prosesi pernikahan pun dirancang seperti resepsi pernikahan adat Jawa. Pasangan pengantin dirias dan mengenaikan busana kejawen. Panitia juga mengacarakan serah terima pengantin dan wejangan atau nasehat pernikahan setelah acara akad nikah.

Petugas amil pelaksana Baznas Klaten Wahyudi Martono menjelaskan, nikah massal diikuti sebanyak 13 pasangan. Hal itu untuk membantu memberikan solusi terkait kepastian pernikahan yang sah secara agama maupun hukum negara.

Sebelum prosesi akad nikah, para calon pengantin dikirab menaiki becak. Arak-arakan dimulai dari Gedung Sunan Pandanaran menuju kompleks Masjid Raya Klaten.

Terkait tujuan acara Baznas Klaten Mantu, menurut Wakil Ketua Baznas Klaten Aidi Sunani menerangkan, lembaganya dengan kewenangan yang dimiliki mengelola zakat adalah ingin mewujudkan kemanfaatan bagi umat.

“Lewat acara Baznas Klaten Mantu, kegiatan ini bisa bermanfaat bagi calon pengantin khususnya yakni pemberian status yang jelas bagi anak-anaknya. Baznas juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klaten. Jadi setelah acara nikah para pengantin langsung dapat dokumen KK dan KTP dengan status data kependudukan yang baru,” kata Aidi Sunani. (Sit)

Kredit

Bagikan