HKGN di Bantul Dorong Kesadaran Jaga Kesehatan Gigi

user
Tomi Sujatmiko 13 September 2022, 08:08 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL Momentum peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN), Senin 12 September 2022 mengangkat tema 'Pulih Bersama, dengan Senyum Sehat Indonesia',. Sedang Persatuan Dokter gigi Indonesia (PDGI) Cabang Bantul menyelenggarakan kegiatan sikat gigi bersama anak Sekolah Dasar secara serentak di Kapanewon Imogiri dan Sanden.

Ketua PDGI Cabang Kabupaten Bantul drg Bambang Sugiharto didampingi Ketua Panitia HKGN PDGI Kabupaten Bantul drg Silvi Kusuma mengatakan, dalam program kegiatan sikat gigi massal dan penyuluhan tersebut menyasar sekitar 5.000 siswa yang tersebar di dua Kapanewon yakni Sanden dan Imogiri.

Dengan jumlah SD yang terlibat mencapai 16 sekolah. Bahkan agar kegiatan berjalan lancar, HKGN tahun ini panitia juga menggandeng tenaga medis terdiri dari 103 dokter gigi anggota PDGI Cabang Bantul.

Bambang Sugiharto mengungkapkan, kegiatan tersebut punya tujuan memberikan edukasi pasien sejak dini. "Tidak kurang dari 5.000 siswa dari 16 SD di Kapanewon Sanden dan Imogiri diberikan penyuluhan sebelum pelaksanaan sikat gigi massal. Harapannya dengan begitu kita sudah menanamkan pola hidup sehat, khususnya hidup sehat dari sisi kesehatan gigi dan mulut sejak dini," ujarnya.

Dengan program tersebut diharapkan ketika masuk usia remaja sampai dewasa mereka sudah memiliki pola hidup sehat yang benar. Sejauh ini angka kerusakan gigi secara nasional juga relatif masih tinggi. Bahkan beberapa gigi yang dimiliki setiap orang, empat hingga lima diantaranya mengalami kerusakan.

"Jika disandingkan data secara nasional, khusus DIY angkanya justru lebih tinggi, karena setiap orang mengalami lima hingga enam mengalami kerusakan gigi.Kondisi tersebut menunjukkan masih perlu ditingkatkannya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi," jelasnya.

Dijelaskan, pola hidup sehat punya pengaruh sangat besar bagi kesehatan gigi. Seperti menyikat gigi sesudah sarapan serta sebelum tidur. "Kami menghimbau agar masyarakat secara rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. Minimal enam bulan sekali. Banyak dari kita giginya merasa tidak ada masalah, ketika periksa ke dokter gigi, ditemukan gigi yang berlubang dan sebagainya," jelasny.(Roy)

Credits

Bagikan