Harga Kebutuhan Pokok di Gunungkidul Mulai Stabil

user
Ivan Aditya 13 September 2022, 10:11 WIB
untitled

Krjogja.com - GUNUNGKIDUL - Setelah kenaikan bahan bakar minyak (BBM), pertalite, solar dan pertamax, harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Wonosari relative stabil. Bahkan ada sejumlah komotitas mengalami penurunan.

Hanya ada satu jenis beras IR 1 naik 8,33 persen dari Rp 12 ribu menjadi Rp 13 ribu dan tomat merah naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 11 ribu, kobis naik dari Rp 9.500 menjadi Rp 10 ribu. Sementara sejumlah kebutuhan pokok malah mengalami penurunan harga. Antara lain, daging ayam broiler turun Rp 1 ribu, cabe merah keriting turun Rp 5 ribu, cabe rawit turun hijau turun Rp 5 ribu dan bawang putih turun Rp 2 ribu.

”Persediaan barang di semua pasar cukup melimpah,” kata Kepala Seksi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Retno Utami ST MAP.

Berdasarkan data yang diperoleh di pasar Argosari Wonosari, Pasar Playen dan Pasar Karangmojo sebagian besar harga stabil, beras IR 2 tetap Rp 10 ribu, minyak bimoli botol Rp 17 ribu, tanpa merek Rp 12 ribu, tepung terigu segitiga biru Rp 12,5 ribu, cakra kembar Rp 13 ribu, kunci Rp 9,5 ribu. Daging sapi Rp 135 ribu, rendang Rp 95 ribu, semur 80 ribu, ayam broiler turun dari Rp 35 ribu menjadi Rp 34 ribu, cabe rawit hijau turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 35 ribu, cabe merah keriting turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 35 ribu, bawah putih turun dari Rp 30 ribu menjdi Rp 28 ribu.

Kebutuhan pokok yang lain sampai sekarang masih stabil tidak ada kenikan. Perdagangan di pasar tradisional dan toko toko modern berjalan normal.

Dari pantuan ke toko moderen juga tidak ada kenaikan barang kebutuhan pokok. Bahkan beberapa jenis produk menawarkan promo murah dibanding hari-hari biasa. ”Pemerintah terus melakukan pantuan setiap hari, mudah-mudahan kebutuhan pokok melimpah dan tidak ada kenaikan harga,” tambahnya. (Ewi)

Kredit

Bagikan