Kenaikan Harga BBM Dikhawatirkan Mempengaruhi Kunjungan Wisata di Gunungkidul

user
ivan 10 September 2022, 22:11 WIB
untitled

WONOSARI, KRJOGJA.com - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkiduk melakukan antisipasi terkait dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dimungkinkan akan berdampak menurunnya tingkat kunjungan wisata ke Gunungkidul. Langkah tersebut dilakukan karena sebagian besar wisatawan menggunakan moda transportasi darat.

"Dampak kenaikan BBM meskipun bersifat sementara diprediksi akan menyebabkan tingkat kunjungan menurun," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian.

Kenaikan harga BBM yang terbilang signifikan tersebut secara otomatis membuat ongkos perjalanan dengan angkutan darat bertambah. Dampaknya tentu akan menyebabkan angka kunjungan wisata yang berpotensi menurun.

Meskipun ada potensi menurun tetapi sejauh ini dampak penurunan tersebut belum terlihat untuk kunjungan harian diluar hari libur dan hari minggu. Karena pengumuman kenaikan harga BBM subsidi juga belum lama dilakukan "Kami memprediksi penurunan jumlah wisatawan baru akan terlihat saat akhir pekan," imbuhnya.

Saat ini pihakbya tengah melakukan evaluasi terkait dengan dampak kenaikan harga BBM subsidi terhadap angka kunjungan wisata di Gunungkidul. Sosialisasi lewat media sosial juga tengah dilakukan. Di antaranya dengan menyampaikan pada wisatawan bahwa meskipun harga BBM subsidi naik, tarif retribusi pariwisata ke Gunungkidul masih kompetitif.

Sosialisasi dilakukan belum lama ini juga u dengan asosiasi pelaku wisata seGunungkidul.Salah satu bahan diskusi adalah soal dampak kenaikan harga BBM bersubsidi. "Kami terus lakukan sosialisasi kepada wisatawan," tutupnya. (Bmp)

Kredit

Bagikan