40 Mahasiswa Prodi Manajemen UAD Diterjunkan MBKM

user
agus 10 September 2022, 17:45 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Sebanyak 40 mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) diterjunkan dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Aula Islamic Center UAD, kampus Utama, Ringroad Selatan Bantul, Jumat (09/09/2022). Kegiatan tersebut diberi pengantar Dyah Fitriani SE MM salaku Kaprodi Manajemen FEB-UAD), Dr Dini Yuniarti SE MSi CIQnR (Dekan FEB-UAD) dan dilepas Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Rusydi Umar PhD.

Dini Yuniarti mengatakan, tahun 2021 mendapatkan hibah MBKM. Program ini disambut baik, bahkan mendapatkan apresiasi dari Kemendikbud karena dinilai berhasil dan inovatif."MBKM disambut baik masyarakat juga dari Kemendikbud. Maka UAD diminta mempresentasikan program ini depan perguruan tinggi lain," katanya. Program ini dilaksanakan di awal semester.

Hal ini terjadi karena program menangani banyak bidang, pendidikan, sosial, agama dan kemasyarakatan. Selain itu, ada nilai-nilai budaya. Dianggap berhasil, maka UAD sering menima tamu dari PT lain untuk studi banding. Hal senada juga disampaikan Rusydi Umar. "UAD dianggap berhasil merealisasikan MBKM. Program- program dianggap baik dan mampu melakukan inovasi, rekognisi dan semangat kompetensi," katanya. Disinggung pula soal kemampuan IT. MBKM sebenarnya mahasiswa siap kerja, tidak sekadar ditraining.

Kondisi terjadi karena selain mengusai disiplin ilmu, memiliki soft skill dan hardskill dan IT. "Maka wajar, UAD sering untuk studi banding di luar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah," katanya.

Sebelumnya, Dyah Fitriani dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini realisasi Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PPKM) tahun 2022. Penerjunan Mahasiswa Peserta Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) periode Semester Gasal 2022 - 2023. Dyah Fitriani SE MM, Kaprodi Manajemen FEB-UAD mengatakan, tahun lalu ada 22 mahasiswa mendapatkan hibah MBKM. Tahun ini 40 mahasiswa. MBKM dengan melakukan magang, kewirausahaan, kampus mengajar, KKN tematik.

"Dari MBKM bisa saja, mahasiswa lulus tanpa skripsi. Merealisasikan program MBKM nilainya dikonversi," tandasnya. (Jay).

Credits

Bagikan