NU Bukan Monopoli Satu Partai

user
ivan 09 September 2022, 13:11 WIB
untitled

SRAGEN, KRJOGJA.com - Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sragen menegaskan bahwa NU bukan monopoli satu partai politik (parpol) tertentu. NU terbuka untuk bersinergi dan bekerjasama dengan parpol manapun. Hal ini ditegaskan Ketua PCNU Sragen, KH Sriyanto saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Sragen di kantor PCNU setempat, Jumat (09/09/2022).

"Jadi NU ini bukan milik salah satu partai. Tapi kami terbuka, apalagi dari survei Litbang Kompas ada juga pemilih Demokrat dari NU," ujarnya di hadapan pengurus DPC Demokrat.

Sriyanto menyampaikan, harapan besar warga Nahdliyin agar Kabupaten Sragen segera memiliki Peraturan Daerah (Perda) Pondok Pesantren. Ia meminta fraksi Partai Demokrat turut mendukung penyusunan agar Perda Ponpes segera terbentuk.

Pesan itu disampaikan kepada legislator Demokrat yang turut hadir yakni Mualim Sugiyono dan Asita. "Harapan kami segera ada Perda Ponpes di Sragen seperti daerah lain sehingga keberadaan ponpes lebih terjamin," ucapnya.

Ketua DPC Demokrat Sragen, Budiono Rahmadi menyampaikan kunjungan ini dalam rangka road show silaturahmi ke ormas-ormas memeringati HUT ke-21 Partai Demokrat. Silaturahmi juga bagian membangun kolaborasi dengan semua elemen yang menjadi tema HUT Demokrat tahun ini.

Terkait harapan PCNU agar Sragen segera memiliki Perda Ponpes, pihaknya juga mendukung dan mendelegasikan kepada fraksi Demokrat di DPRD. "Ini bagian dari silaturahmi ke ormas yang memang menjadi program di HUT Demokrat ke-21," ujarnya.

Sementara, Sekretaris Fraksi Demokrat Sragen, Mualim Sugiyono menyampaikan bahwa Demokrat di Sragen memiliki histori kedekatan dengan NU. Bahkan ia menyebut banyak tokoh NU dan jemaah yang menjadi basis massa partai Demokrat. Karenanya ia berharap silaturahmi tersebut menjadi momentum mempererat kolaborasi.

Soal Perda Ponpes, menurutnya memang sudah menjadi prioritas untuk dibahas tahun ini. Pembahasan bahkan sudah akan dimulai bulan depan. Pihaknya juga siap untuk mengadopsi Perda Ponpes yang sudah terbentuk di beberapa daerah. Serta melakukan studi banding dengan Ponpes yang sudah jadi seperti Ponpes Lirboyo Jatim.

"Seperti harapan Pak Ketua DPC tadi, kami siap untuk memperjuangkan agar Perda Ponpes bisa terbentuk maksimal tahun 2023,” tandas Mualim. (Sam)

Kredit

Bagikan