Bidik Transaksi Rp50 M, JITM 2022 Kebangkitan Kunjungan Wisman Ke DIY

user
Tomi Sujatmiko 13 September 2022, 17:14 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - Sebanyak 50 buyer dari Eropa, Asia dan Amerika serta 60 seller dari DIY dan sekitarnya mengikuti Jogja International Travel Mart (JITM) 2022 yang ke-13 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta pada 12 hingga 15 September 2022. Ajang yang membidik transaksi setidaknya Rp 50 miliar tersebut ingin mengenjot kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara (mancanegara) guna membangkitkan kembali geliat aktivitas kepariwisataan di DIY setelah diterpa badai pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) DIY Singgih Raharjo mengatakan kegiatan ini diinisiasi pihaknya bekerjasama dengan ASITA dan PHRI DIY secara offline setelah dua tahun sebelumnya dilaksanakan hybrid. JITM bertema Stronger Recovery of Tourism ini mengandung harapan dan optimisme yang tinggi kepariwisataan DIY akan pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

JITM kali ini diikuti 50 buyer seperti Perancis, Spanyol, Malaysia, Singapura, Thailand, India dan Kanada. Sedangkan seller sejumlah 60 orang berasal dari DIY dan sekitarnya dari travel agent, hotel, destinasi wisata dan perusahan. Prospek transaksi dari pertemuan buyer dan seller ini ditargetkan mencapai setidaknya Rp 50 miliar hingga Rp 60 miliar agar memberikan prospek cerah bagi denyut pariwisata kedepannya.

"Pariwisata di DIY baru pulih antara 40 persen. Untuk itu, Pemda DIY mendorong agar pelaku wisata berinovasi dengan memperkenalkan dan menjual paket desa wisata karena isu pariwisata berkelanjutan menjadi bagian yang penting," i" tuturnya usai membuka JITM 2022 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa (13/9)

Ketua Panitia JITM 2022 Edwin Ismedi Himna mengungkapkan JITM menjadi titik kebangkitan pariwisata DIY seperti semula, namun demi mendongkrak wisman perlu dukungan. Mengingat penerbangan internasional melalui Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) masih terbatas sehingga menjadi kendala mendatangkan wisman. (Ira)

Credits

Bagikan