Rakorda BAZNAS DIY Dorong Peningkatan Kesejahteraan Mustahik

user
Ary B Prass 14 September 2022, 13:27 WIB
untitled

Krjogja.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), demi mendorong kesejahteraan mustahik, melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat.
 
Rakorda BAZNAS DIY digelar selama 2 hari, pada Rabu-Kamis 14-15 September 2022, di Hotel Ros-In Jalan Ringroad Selatan. Rakorda yang diikuti para pimpinan Baznas DIY dan pimpinan Baznas Kabupaten/Kota se-DIY ini dibuka Wakil Ketua Baznas RI, H Muhammad Mahdum. Dihadiri Sekda DIY Drs Kadarmanta Baskara Aji mewakili Gubernur Sri Sultan HB X. 
 
Ketua BAZNAS DIY Dra Hj Puji Astuti menyebutkan, penyelenggaraan Rakorda ini merupakan implementasi hasil Resolusi Rakernas BAZNAS RI, yang diadakan pada akhir Agustus lalu. BAZNAS DIY langsung bergerak cepat untuk berkoordinasi dan melakukan konsolidasi bersama seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota yang berada di DIY untuk menyamakan persepsi dan program unggulan, demi mendorong kesejahteraan mustahik. 
 
"Rakorda BAZNAS DIY bertujuan untuk menciptakan koordinasi dan konsolidasi yang solid antara BAZNAS Kabupaten/Kota yang berada di DIY agar hasil Resolusi Rakernas BAZNAS RI bisa berjalan optimal dan terealisasi dengan baik," ujar Ketua BAZNAS DIY. 
 
Ditambahkan, pihaknya bersama seluruh elemen yang terkait, menyambut baik adanya delapan program prioritas yang menjadi fokus BAZNAS pada tahun 2023 mendatang. Melalui dana zakat yang disalurkan masyarakat, tugas besar mengentaskan kemiskinan akan terus didorong BAZNAS DIY  sesuai visi BAZNAS menjadi lembaga utama menyejahterakan umat. 
 
"Sebagaimana hasil Resolusi Rakernas, BAZNAS seluruh Indonesia bersepakat untuk bekerja keras demi memetik hasil terbaik, yang muaranya adalah kesejahteraan umat. Melalui dana zakat yang disalurkan, kami berkomitmen menjaga dan menuntun mustahik agar terus berdaya sehingga bisa bertransformasi menjadi muzaki di kemudian hari," ucapnya. 
 
Selain itu, BAZNAS DIY diharapkan dapat memainkan perannya dalam pengelolaan zakat yang lebih profesional dan menjaga mutu amil yang kompeten, yang akan berimbas pada meningkatnya penghimpunan zakat.
 
“Kami terus mengupayakan sistem pengelolaan zakat yang terstruktur dengan baik, agar BAZNAS tidak hanya sekadar menjadi wadah menghimpun dana, tetapi juga mampu menyalurkan secara tepat dan optimal,” ujarnya.
 
Jika hal itu berjalan baik, maka tolok ukur zakat sebagai pengatur kesejahteraan, benar-benar bisa dijadikan pedoman standar. Di sinilah zakat berperan sebagai ibadah harta yang berdimensi sosial, dan memiliki posisi penting, strategis dan menentukan, baik dari sisi pelaksanaan ajaran Islam maupun dari sisi pembangunan kesejahteraan umat. 
 
"Masyarakat juga sangat berperan besar terhadap terciptanya berbagai program BAZNAS yang unggul dan produktif. Melalui dana zakat yang disalurkan, para mustahik akan semakin berdaya sehingga bisa keluar dari zona kemiskinan," pungkasnya.
 
Sekda DIY K Baskara Aji dalam sambutannya mengapresiasi terhadap kiprah Baznas di mana pencapaiannya terus meningkat. Diharapkan kinerja baik ini dipertahankan sehingga semakin mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. 
"Pemda DIY mendukung Baznas baik dengan fasilitasi maupun regulasi, " kata Sekda. 
 
Sedang Wakil Ketua Baznas RI Muhammad Mahdum mengingatkan, para pimpinan Baznas merupakan orang-orang pemberani, karena berani mengambil amanah, karena dulu diangkat dengan melamar, kemudian diseleksi, bukan ditunjuk. Karena itu harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. "Kalau tidak hati-hati bisa terjerumus ke pintu neraka," katanya. 
 
Selain itu tugas Baznas juga membantu pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan. Ketika menyodorkan angka penurunan kemiskinan, maka jangan menurut asumsinya sendiri, tetapi harus dengan tolok ukur versi pemerintah. (Fie)

Credits

Bagikan