Pemilihan Lurah di Bantul, Kampanye Hitam Mulai Beraksi

user
Tomi Sujatmiko 14 September 2022, 13:26 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di 21 Kalurahan se Kabupaten Bantul ,Rabu hingga Jumat (14-16) memasuki tahap pengumuman Calon Lurah oleh panitia tingkat Kalurahan. Tahapan berikutnya tanggal 19 hingga 21 September kampanye Calon Lurah, tanggal 22 hingga 24 masa tenang dan Minggu 25 September 2022 pelaksanaan pemungutan suara.

Tetapi di beberapa kalurahan yang menggelar Pilur sudah mulai menghangat, terjadi aksi kampanye hitam yang merugikan pihak Calon Lurah. Seperti di Kalurahan Gilangharjo Pandak terjadi kampanye terselubung yang mengakibatkan pencarian Bansos BBM tertunda. Karena seorang yang diberi kewenangan untuk menyampaikan undangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT BBM merupakan anggota tim sukses salah satu Calon Lurah di Gilangharjo berlaku curang. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk kampanye terselubung, yakni undangan pembagian Bansos disisipi foto salah satu Calon Lurah, sehingga menimbulkan protes bagi pihak yang merasa dirugikan.

Menurut Panewu Pandak Nanang Dwi Atmoko, kampanye terselubung dengan menyisipkan salah satu foto Calon Lurah tersebut terjadi Jumat (9/9 ) setelah pihaknya mendapatkan laporan dari warga. Akibat kejadian tersebut , pembagian BLT BMM di Kalurahan Gilangharjo Pandak menjadi tertunda.

Di Kalurahan Wijirejo Pandak muncul kampanye hitam yang memanfaatkan media sosial untuk menjatuhkan nama salah satu Calon. Pemberitaan di media online tersebut tanpa ada nara sumber berita maupun konfermasi kepada siapapun. NaryaTri Widada salah satu Calon Lurah Wijirejo mengaku merasa dirugikan dan akan mengusut oknum yang menulis di media online tersebut.

Sedangkan di Sumbermulyo Bambanglipuro terjadi perusakan tanda gambar salah satu Calon di beberapa titik.
Ketua Pemilihan Lurah Sumbermulyo Astri WA membenarkan adanya prusakan tanda gambar Calon Lurah. Astri berharap kepada warga, agar tidak terpancing ulah oknum tak bertanggungjawab yang bisa memperkeruh suasana Piliur di Sumbermulyo.

Sementara Kabid Pemerintah Kalurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Bantul Nanang Sujianto STP memaparkan, setiap melakukan sosialisasi selalu menghimbau warga agar tetap menjaga kekundusifan wilayahnya dan hindari politik uang dalam pelaksanaan Pemilhan Lurah di Bantul. (Jdm)

Credits

Bagikan