Kurikulum Merdeka, SMP 13 Purworejo Gelar Pentas Seni Kebhinekaan

user
Ivan Aditya 14 September 2022, 20:48 WIB
untitled

Krjogja.com - PURWOREJO - Pelajar kelas SMPN 13 Purworejo menggelar Pentas Seni Project Bhineka Tunggal Ika di sekolah mereka. Kegiatan pembelajaran luar kelas itu merupakan implementasi kurikulum Merdeka yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Sebanyak 15 grup dari 7 rombel di kelas VII mengikuti kegiatan pentas seni itu. Mereka membawakan berbagai kesenian khas daerah di Indonesia.

Kepala SMPN 13 Purworejo Akhmad Yulianto SPd mengatakan, pentas seni itu merupakan bagian dari pembelajaran proyek khusus dalam Kurikulum Merdeka. "Dalam Kurikulum Merdeka, ada pembelajaran dalam kelas dan proyek khusus. Untuk proyek khusus ini di luar kelas dan waktunya mengambil sebagian alokasi jam masing-masing mata pelajaran. Semua murid kelas VII terlibat dalam kegiatan itu," ungkapnya kepada KRJOGJA.com, usai pentas, Rabu (14/09/2022).

Menurutnya, alokasi waktu itu dimanfaatkan setelah kelas VIII dan IX menyelesaikan ujian. "Para siswa didampingi guru membangun sebuah konsep pentas seni dengan tema kebhinekaan. Mereka mencari ide lagi daerah di Indonesia, lalu dikulik selama enam hari dan hasilnya dipentaskan di hadapan guru serta teman-temannya," tuturnya.

Mereka mencari sendiri lagi tradisional yang akan dibawakan dengan sarana internet. Untuk sarana dan perlengkapan pentas, katanya, pihak sekolah memberikan tantangan kepada anak untuk memanfaatkan aneka potensi yang dimiliki, sehingga tidak mengeluarkan biaya apapun. Anak-anak memanfatkan aneka barang bekas untuk alat musik dan daun-daunan untuk aksesori pakaian.

Pentas itu bertujuan untuk mengajak anak untuk mengenal keanekaragaman budaya bangsa Indonesia. Selain itu, mereka juga diajak untuk kreatif dan bersikap sederhana yakni menampilkan pentas yang menarik dengan memanfaatkan barang yang ada di sekitar.
Dikatakan, pembelajaran proyek khusus itu merupakan implementasi Kurikulum Merdeka yang pertama diselenggarakan di Purworejo.

"Pentas ini yang pertama kali di Purworejo dan harapan kami, anak bisa menerapkan enam profil pelajar Pancasila, yang salah satu poinnya adalah kebhinekaan global," tegasnya.

Pihak sekolah berencana kembali mengimplementasikan proyek khusus lainnya dalam waktu dekat. Dalam Kurikulum Merdeka Belajar, sekolah dituntut melaksanakan enam proyek khusus dalam setahun. Proyek khusus itu akan mengambil tema enam profil pelajar Pancasila lainnya, yakni beriman bertakwa dan berahlak mulia, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

"Sudah ada enam rencana proyek khusus yang akan kami selenggarakan dalam kurun setahun ke depan," tandasnya.(Jas)

Credits

Bagikan