Minyak Kelapa Trimurti Diburu Akibat Kelangkaan Migor

user
Tomi Sujatmiko 15 September 2022, 08:10 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Sulastri (65) warga Mangiran Trimurti Srandakan Bantul selama lebih dari 40 tahun menekuni usaha pembuatan minyak kelapa yang sudah turun temurun digeluti oleh keluarganya.

"Saya hanya melanjutkan usaha kakek- nenek kami yang kami mulai tahun 1980, kalau kakek- nenek entah sejak kapan," ungkap Sulastri ditemui wartawan di tempat usahanya Rabu(14/9).

Pada saat terjadi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng kemudian orang banyak beralih menggunakan minyak kelapa, membuat Sulastri meraup keuntungan yang melebihi biasanya. Berapa keuntungan atau berapa persen keuntungannya dibanding sebelum ada kelangkaan minyak goreng?.

" Ya banyaklah," jawab Sulastri merahasiakan angka riilnya. Saat terjadi kelangkaan minyak goreng, bukan menjadikan usaha Sulastri menurun, tetapi malah dibanjiri pembeli, sehingga Sulastri dan tenaga kerjanya kewalahan melayani pembeli dan harus meningkatkan jumlah produk minyaknya.

Sulastri menjelaskan, dalam usaha memproduksi minyak kelapa tersebut setiap harinya mampu menghabiskan bahan baku berupa kelapa yang harus sudah tua sebanyak 500 butir yang didatangkan dari beberapa wilayah, seperti Kulonprogo, Jambi, Palembang bahkan dari Kalimantan.

Dari bahan baku 500 butir kelapa bisa diproduksi minyak kelapa 45 liter yang penjualannya Rp 22.000 per liter. Minyak kelapa produksi dari Sulastri diambil pabrik penyulingan di Purworejo untuk diproses menjadi minyak kelapa bening yang harga bisa naik menjadi Rp 28.000 per liter.

Menurut Sulastri, kelebihan minyak kelapa, selain tidak berbau tengik juga kadar kolesterolnya rendah. Keuntungkan produksi minyak kelapa selain dari hasil penjualan minyak, juga ada hasil tambahan berupa blondo untuk dijadikan kethak yakni makanan tradidional dari Bantul. Hasil sampingan lain dari penjualan bathok yang biasanya dipakai untuk bahan baku kerajinan.

Untuk menjalankan usahanya ini, Sulastri dibantu 3 orang tenaga kerjanya yang bertugas mencukil kelapa, memarut dan memanaskan santen kelapa hingga keluar minyaknya. (Jdm).

Credits

Bagikan