Pemilihan Lurah di Bantul : Kalah Jangan Ngamuk, Menang Jangan Jemawa

user
Tomi Sujatmiko 15 September 2022, 09:41 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL- Jadikanlah pemilihan lurah serentak 2022 di Kabupaten Bantul yang paling istimewa di Indonesia. Dibuat santai saja, yang kalah jangan terus ngamuk, yang menang jangan jumawa (congkak). Semua Calon Lurah harus siap kalah maupun siap menang, karena semuanya sudah menjadi takdir dari Allah.

Hal tersebut dikemukakan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih pada acara pembekalan Calon Lurah dan deklarasi damai di Mandala Saba Madya Gedung Induk lantai 3 Pemkap Bantuln,Rabu (14/9).
"Saya juga pernah kalah dalam pemilihan anggota legislatif, tetapi ya gak apa- apa karena sudah ditakdirkan harus kalah," paparnya.

Bupati Bantul berharap pemilihan lurah serentak di 21 Kalurahan di Bantul secara langsung dapat dilaksanakan dengan sebaik- baiknya sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat, dimana rakyat memiliki hak untuk memilih sosok yang mereka anggap pantas dijadikan pemimpin dan memberikan hak kepada warga yang memenuhi syarat untuk mendapatkan hak untuk dipilih.

"Tentu deklarasi ini tidak boleh berhenti sampai disini . Tekad dan tanggungjawab serta tindakan nyata yang terintegrasi semua pihak dalam mengimplementasikan deklarasi ini jauh lebih penting. Ajang demokrasi pilihan lurah bukan sekedar proses politik praktis yang jamak menghalalkan segala cara meninggalkan kearifan luhur untuk menghasilan sosok lurah yang baru," ungkapnya.

Sementara Kapolres Bantul AKP Ihsan dalam deklarasi merekomendasikan, perlunya komitmen untuk menjaga netralitas baik dari panitia penyelenggara dan aparat pemerintah setempat. Komitmen calon lurah tidak melakukan money politic, siap menang siap kalah, mematuhi tata tertip pemilihan.

Saat pemungutan suara Polres Bantul mengerahkan 438 personel yang ditugaskan di lokasi kalurahan penyelenggara pemilihan lurah. Jumlah tersebut diback up dari Kodim maupun Linmas.

Pembekalan calon lurah dan deklarasi damai tersebut dihadiri semua calon lurah, semua panewu, lurah dan Bamuskal yang melaksankan pemilihan, KPU, Bawaslu dan undangan lain. (Jdm).

Credits

Bagikan