Joko Purnomo Tutup Pelatihan Ecoenzym PMI Bantul

user
Agusigit 15 September 2022, 21:16 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Kegiatan pelatihan pembuatan ecoenzym untuk penanggulangan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ternak yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul bersama relawan sejak awal Agustus 2022 hingga Kamis (15/9) telah berakhir dan ditutup oleh Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo, ditandai dengan penyerahan sarana peralatan untuk membuat ecoenzym kepada kelompok peternak wilayah Piyungan dan Banguntapan di Pendapa Kapanewon Piyungan.

Wakil Bupati Bantul menyampaikan apresiasi dan rasa kebanggannya kepada PMI Bantul yang dengan sigap ikut bertandang dalam upaya penanggulangan wabah PMK di wilayah Bantul. Dimana PMI mempunyai rasa peduli terhadap hewan ternak dengan pelatihan pembuatan ecoenzyme untuk penanggulangan PMK.

"PMI sangat berpihak kepada peternak di Bantul, saya akan mensuport penuh untuk kegiatan ini di tahun mendatang," ungkap Wakil Bupati Bantul.

Panewu Piyungan M Baried menambahkan, kegiatan PMI menyelenggaran pelatihan pembuatan ecoenzyme untuk penanggulangan PMK ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Piyungan dan Banguntapan. Karena ecoenzyme selain untuk penanggulangan dan pengobatan PMK juga bermanfaat untuk pengobatan atau kesehatan bagi manusia.

Sementara Seto Handoko mewakili PMI Bantul mengungkapkan, PMI mempunyai mandat untuk ikut membantu penanggulangan wabah PMK, sebagai implementasi kemanusiaan dalam menjaga ketahanan pangan manyarakat.

Dari kegiatan yang diselenggarakan sejak awal Agustus 2022 hingga Kamis kemarin telah menjangkau 167 kelompok petani ternak di Kabupaten Bantul. "Pada Sabtu (17/9) PMI Bantul juga berencana melakukan penyemprotan ecoenzym di TPA Piyungan ," pungkas Seto. (Jdm)

Credits

Bagikan