Pandemi Mereda, Kegiatan Panepen Digelar Kembali

user
Danar W 16 September 2022, 05:50 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN, KRJOGJA.com - Kegitan Paguyuban Pengaosan Ing Kopen (Panepen) yang didirikan sejak tahun 2008 digelar kembali setelah pandemi pada Jumat (9/9/2022) bertempat di Jalan Kopen 1 no 25 Banteng, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Penceramah dalam kegiatan ini adalah sesepuh Banteng, Ir. H. Purwoto Djuraemi, MM. dengan tema terkait ibadah Salat. Dalam hal ini menjadi penting karena Salat perupakan tiang agama, sehingga perlu untuk lebih dimengerti, dipahami dan diharapkan jamaah bisa salat lebih khusuk.

Selanjutnya disampaikan oleh penasehat Panepen Dr. H. Yulianto Puji Winarno, MM. bahwa dalam Paguyuban Pengaosan ini yang pertama adalah pengajian bertemakan ruh, nafs, sasarannya kekayaan batin. Kedua, mengkaji satu kitab tentang hal tersebut. Kemudian yang ketiga tafsir tentang rukun iman dan rukun islam.

"Dengan gunakan majlis taklim ini targetnya adalah menjadi Muslim yang kaffah (sungguh-sungguh) yang mengamalkan ajaran-ajaran Islam di setiap aspek kehidupan. Seorang Muslim belum bisa disebut Muslim yang kaffah jika ia belum menjalankan ajaran Islam di segala aspek kehidupannya," jelas Yulianto.

Dengan demikian, Muslim yang kaffah tidak berhenti pada ucapan kalimat syahadat saja. Muslim yang kaffah tidak berhenti pada ritual-ritual keagamaan saja, tetapi sudah menjajaki substansi dari ritual-ritual tersebut.

"Kegiatan ini akan terus dilaksanakan yang tempatnya tidak harus di sekretariat tapi juga bisa berpindah pindah disetiap rumah jamaah agar lebih mempererat tali silaturahim, juga bisa dilaksanakan didekat pantai selatan Bantul," tandas Ketua Panepen. Drs.H. Sidiq Pramana Widagda, MM, yang juga pendiri Pondok Pesantren Penghafal Al Qur’an Raudhatul Jannah.

Pondok Pesantren Penghafal Al Qur’an (PPPA) Raudhatul Jannah terletak di utara Pantai Kuwaru, Dusun Bodowaluh Karang, RT 4, Poncosari, Srandakan, Bantul, Yogyakarta. Ponpes ini mempunyai visi membentuk generasi Qur’ani dari usia dini, mengutamakan anak yatim, tanpa dipungut biaya. (*)

Credits

Bagikan