DLH Bantul : Tanamkan Kesadaran Siswa Kelola Sampah

user
Ivan Aditya 16 September 2022, 17:17 WIB
untitled

Krjogja.com - BANTUL - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul mengadakan pelatihan pengelolaan sampah berbasis sedekah sampah. Program tersebut dipusatkan di SD Muhammadiyah Trisigan Kalurahan Murtigading Kapanewon Sanden Bantul.

Dalam kegiatan tersebut melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, yakni Zultiyanti MA, Hasrul Rahman MPd, Siti Salamah MHum. dan Hermanto, MHum. Zultiyanti, Jumat (16/09/2022) mengatakan, dalam program tersebut juga melibatkan mahasiswa KKN UAD Unit VI.C.1 Ahmad Rifki Avesina sebagai koordinator mahasiswa.

Sedang pelatihan diikuti 40 guru, karyawan SD Muhammadiyah Trisigan dan MTs Muhammadiyah Sanden. Materi yang diberikan diantaranya, pembentukan Pengelola Sampah Mandiri (PSM), berbasis sekolah. Terobosan tersebut sebagai upaya mengoptimalkan sekolah dalam pengelolaan sampah anorganik untuk menambah nilai ekonomi.

Agar program bisa berjalan, kegiatan tersebut melibatkan peran serta komite sekolah dan wali murid melalui sistem sedekah sampah agar hasilnya bisa kembali dimanfaatkan untuk infak sekolah. Sedangkan tahap dua langsung untuk siswa agar memiliki pengetahuan dalam hal memilah sampah dan juga memanfaatkan sampah plastik menjadi media ecobrik.

"Diakhir pelatihan, UAD memberikan 2 keranjang sedekah sampah botol plastik kepada masing-masing sekolah untuk dapat digunakan sebagai salah satu pemicu gerakan pemilahan sampah dan pengelolaan sampah berbasis sedekah," ujarnya. Hadir dalam penyerahan tersebut Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Murtigading, Jumarno.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho ST M.Sc, mengungkapkan, jika kegaiatan tersebut sangat mendukung Gerakan Bantul Bersih Sampah (Bersama) 2025. "Target Bantul bersih sampah tahun 2025 mesti mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat termasuk sekolah. Harapannya mampu menanamkan kesadaran kepada anak didiknya sejak dini tentang pemilahan sampah dan menjaga lingkungan," ujar Ari. (Roy)

Credits

Bagikan