Dishub Kota Yogyakarta Bersih-bersih Rambu Kotor

user
Ivan Aditya 17 September 2022, 19:32 WIB
untitled

Krjogja.com - YOGYA - Guna menyemarakkan Hari Perhubungan Nasional, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogya menggalakkan jamasan rambu. Hal ini seiring dengan banyaknya rambu lalu lintas yang menjadi korban aksi vandalisme hingga membahayakan pengendara.

Sejumlah rambu yang dibersihkan antara lain berupa papan nama jalan, penunjuk arah maupun isyarat lalu lintas. “Banyak sekali yang dicoratcoret menggunakan cat, ditempel stiker maupun reklame. Beberapa juga sampai susah dibersihkan,” ungkap Sekretaris Dishub Kota Yogya Golkari Made Yulianto.

Petugas Dishub Kota Yogya sebenarnya rutin melakukan perawatan rambu lalu lintas di sepanjang jalan. Namun demikian hampir setiap hari rambu di berbagai ruas jalan tak luput dari sasaran aksi vandalisme.

Banyak rambu menjadi sasaran vandal ketika tidak ada petugas yang berjaga. Golkari menyebut aksi jamasan rambu sekaligus menjadi wahana sosialisasi bagi masyarakat agar dijaga dengan baik.

Harapannya muncul kesadaran akan pentingnya rambu lalu lintas bagi pengendara. “Kalau rambu tertutup oleh coretan maupun stiker tidak hanya mengganggu estetika tetapi juga membahayakan pengendara. Isyarat untuk keselamatan berkendara menjadi tidak terbaca dan dipahami dengan baik. Akibatnya bisa memicu terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.

Oleh karena itu pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memelihara dan merawat rambu dengan baik. Jangan sampai ada perusakan maupun penutupan rambu yang membuat pengendara terhalang.

Ketika mendapati aksi vandalisme, warga bisa turut memberikan sosialisasi kepada pelaku untuk membersihkannya serta berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut. Semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap rambu lalu lintas maka ketertiban dan keselamatan berkendara akan turut terjamin.

Sebaliknya, jika tidak ada yang peduli maka keindahan kota dan keselamatan berkendara menjadi terganggu. Apalagi Yogya merupakan kota tujuan wisatan dan banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah dengan menggunakan kendaraan umum maupun pribadi.

Rambu lalu lintas yang harus dilakukan perawatan secara rutin juga tidak sebanding dengan jumlah petuhas Dishub Kota Yogya. (Dhi)

Credits

Bagikan