Sengketa Lahan Kebondalem Belum Ada Kepastian Hukum

user
Ivan Aditya 19 September 2022, 14:32 WIB
untitled

Krjogja.com - PURWOKERTO - Perkara gugatan perdata sengketa kesepakatan bersama terakait eksekusi lahan Kebondalem Purwokerto Banyumas Jawa Tengah hingga Minggu (18/09/2022), belum ada kepastian hukum tetap atau incraht.

Baik penggugat yakni Bupati Banyumas dan tergugat PT Graha Cipta Guna (GCG) Purwokerto selaku pengelola lahan milik Pemkab Banyumas itu mengaku belum menerima petikan putusan dari Mahkamah Agung (MA). "Sampai saat ini kami belum menerima petikan putusan dan Mahkamah Agung," kata kuasa hukum PT GCG Agoes Djakmiko SH, Minggu (18/09/2022).

Sebelumnya muncul berita di media online terbitan Jakarta yang menyebutkan PT GCG selaku pengelola lahan Kebondalem memenangkan gugatan Bupati Banyumas tertanggal 14 September 2022. Namum setelah dilakukan pengecekan oleh Bagian Hukum Setda Banyumas selaku penggugat dan Kuasa Hukum PT GCG selaku tergugat di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dan website MA belum ada putusan berkaitan gugatan perkara tersebut.

Menurut Agoes berita putusan MA tersbut merupakan berita hoaks, karena sampai hari ini, Minggu (18/09/2022) putusan MA belum turun. "Pihak kami sudah melakukan pengecekan ke PN Purwokerto serta ke website MA dan belum tertera turunnya keputusan kasasi tersebut," kata Agoes Djatmiko.

Selain itu, beberapa keterangan terkait kasus Kebondalem dalam berita juga salah, yakni disebutkan gugatan bupati ke PN Purwokerto diterima. Padahal gugatan tersebut ditolak, kemudian Pemkab banding dan mengajukan kasasi ke MA.

Berkaitan pemberitaan hoaks, ia juga menyesalkan Bupati Banyumas yang menanggapi berita hoaks tersebut, padahal jelas bupati belum membaca putusan karena memang putusan belum turun.

Namun, bupati sudah melontarkan komentar ke media. Hendaknya, bupati bisa bersikap lebih berhati-hati dan bijak, terlebih lagi menyangkut kasus yang cukup sensitif.

Dampak dari berita hoaks terkait Kebondalem, dikhawatirkan akan terbentuk opini tentang kemenangan PT GCG dan kerugian yang harus dibayarkan Pemkab Banyumas.

Jika nantinya turun putusan yang sesungguhnya dan isinya ada perbedaan dengan berita yang sekarang beredar luas, dikhawatirkan akan timbul gejolak.

“Kebondalem ini cukup sensitif karena sudah berlangsung puluhan tahun dan belum tuntas juga, jadi kita berharap kepada pemkab, ayo bersama-sama ciptakan kondisi yang kondusif," pinta Agoes

Credits

Bagikan