Vaksinasi Ternak Cegah PMK di Temanggung Terus Digencarkan

user
Agusigit 19 September 2022, 14:38 WIB
untitled

TEMANGGUNG - Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung terus gencarkan vaksinasi pada ternak untuk mencegah penularan penyakit kuku dan mulut (PMK). Vaksinasi tidak hanya di kandang komunal tetapi juga perseorangan.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto mengatakan vaksinasi PMK terus digencarkan di Kabupaten Temanggung. Saat ini telah ada vaksinasi kedua selain vaksinasi ke satu tetap dilayani. 
 
"Petugas melakukan vaksinasi PMK ternak sapi dari kandang ke kandang untuk mencegah penularan PMK di Temanggung meluas," kata Joko Budi Nuryanto, Senin (19/9). 
 
Dia mengatakan vaksinasi PMK dilakukan pada daerah yang belum ada kasus PMK. Zonasi awal adalah kecamatan, lantas diciutkan menjadi desa, sebab jika mengacu pada kecamatan, hampir dari 20 kecamatan yang ada sudah ada kasus PMK.
 
"Kami ciutkan zonasi vaksinasi PMK pada Desa. Sehingga dapat mencakup ternak lebih banyak dan pencegahan dirasa lebih tepat," kata dia.
 
Dia mengatakan catatan yang ada di pihaknya, sampai 6 September 2022 lalu untuk ternak sapi yang mendapat vaksin 1 telah mencapai 3011 ekor. 
 
Sedangkan dari jumlah tersebut, terangnya, ternak yang telah mendapat vaksinasi kedua sebanyak 874, sehingga total telah ada 3885 dosis, yang disuntikkan.
 
Dia menyampaikan pihaknya belum memasang barcode pada ternak sapi yang telah mendapat vaksinasi dua kali. Meski belum ada yang dipasangi barcode, tetapi dikeluarkan surat keterangan telah divaksin dua kali. 
 
Dia mengatakan kasus PMK sempat mengalami kenaikkan dalam beberapa waktu lalu, tetapi kini telah turun. Petugas di lapangan memberi sosialisasi terkait pencegahan penularan PMK, dan pengobatan ternak yang terpapar PMK. 
 
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Temanggung Badrun Mutofa mengatakan diperlukan langkah-langkah untuk penanganan pencegahan PMK, diantaranya adalah kesadaran dari peternak akan perlunya vaksinasi pada ternak. 
 
"DPRD dalam berbagai kesempatan juga ikut menyampaikan perlunya vaksinasi PMK, sebab jika terkena PMK bisa merugikan peternak itu sendiri," kata dia. (Osy)

 

 
 
 

Credits

Bagikan