Tersangka Kasus Korupsi Dana BUMDes Berjo Mangkir Panggilan Kejari

user
Danar W 20 September 2022, 15:50 WIB
untitled

Krjogja.com - KARANGANYAR - Kades Berjo Ngargoyoso, Suyatno mangkir pemanggilan kejaksaan usai dirinya ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana BUMDes. Sang kades beralasan sakit.

Kasi pidsus Kejari Karanganyar, Tubagus Gilang Hidayatullah mengatakan surat keterangan sakit dari dokter diantar penasihat hukum tersangka. Di dalamnya menerangkan bahwa kondisi kesehatan Suyatno tak memungkinkan menghadiri pemanggilan penyidik.

"Penasihan hukumnya membawa surat keterangan sakit dari dokter. Tersangka S enggak bisa datang memenuhi pemanggilan," katanya kepada wartawan di kantor Kejari Karanganyar, Selasa (20/9/2022).

Suyatno mangkir pemanggilan Kejari bukan kali pertama. Saat masih berstatus saksi, Kades Berjo ini mangkir sampai tiga kali saat dipanggil dengan alasan kesibukan kerja. Pada pemanggilan kali ini, Suyatno sudah berganti status menjadi tersangka. Kasusnya dugaan korupsi dana BUMDes Berjo dengan nilai kerugian negara Rp 1,126 miliar. Ia diduga menyelewengkan dana pengembangan obyek wisata Telaga Madirda pada 2020.

Agenda pemanggilan berupa memenuhi kebutuhan pemeriksaan tersangka. Dalam kasus ini, Kejaksaan juga menetapkan mantan Dirut BUMDes Berjo Eko Kamsono sebagai tersangka. Beda dengan Suyatno, tersangka Eko Kamsono menghadiri pemanggilan kejaksaan. Ia diantar penasihat hukumnya ke kantor Kejari Karanganyar pukul 09.00 WIB.

Gilang mengatakan tersangka bakal langsung ditahan jika memenuhi pertimbangan subyektif dan obyektif. Selain itu, kesehatan tersangka juga dijadikan pertimbangan menahannya.

"Jika semua memenuhi akan ditahan. P PPTersangka dititipkan ke tahanan Polres Karanganyar," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pemanggilan tersangka Suyatno diagenda lagi pada Selasa (27/9/2022). Sejauh ini penyidik kejaksaan sudah memanggil 20 saksi. Kali terakhir pemeriksaan saksi pada Kamis (15/9) dengan memanggil bendahara dan sekretaris BUMDes Berjo. (Lim)

Kredit

Bagikan