Seni Kriya 2022 Siap Hadirkan 50 Pelaku UMKM dan 80 Desainer

user
Ivan Aditya 20 September 2022, 18:47 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - Untuk kesekian kalinya Seni Kriya 2022 kembali digelar di Yogya. Kegiatan yang akan dilaksanakan di Atrium Jogja City Mall Yogyakarta pada 17 - 20 November 2022 mendatang itu bakan memajang hasil kriya dari sekitar 50 pelaku UMKM dan menampilkan ratusan busana rancangan 80 desainer kondang. Ditargetkan transaksi dari kegiatan selama tiga hari tersebut akan mencapai lebih dari Rp 800 juta.

Menurut Direktur Event PT AIRA Mitra Media, Dwiki Arief Rahman ada enam kegiatan yang bakal digelar Seni Kriya 2022 meliputi Local Products Exhibition, Business Matching, Aira Fashion on The Spot, Kriya Fun Ground, Jogja Kriya Tour dan Supporting Program. Dalam ajang ini akan mempertemukan pula pelaku UMKM maupun desainer untuk memamerkan maupun berkolaborasi akan hasil karyanya.

"Ada pameran produk unggulan daerah UKM pilihan, forum bisnis para pelaku usaha dengan target memperluas pasar daerah dan manca negara, peragaan busana desainer kelas nasional dan internasional. Juga workshop mini selama pameran, pembuatan berbagai jenis kerajinan kriya,” terang Dwiki Arief disela peluncuran Seni Kriya 2022 yang digelar di Atrium Jogja City Mall Yogyakarta, Selasa (20/09/2022).

Acara Jogja Kriya Tour, tambah Dwiki Arief, yaitu kunjungan edukasi dan kolaborasi ke sentra-sentra kriya pilihan destinasi wisata terbaik di Yogyakarta. Acara pendukungnya seperti Kriya Talk, Kriya Award, Photography Contest.

Even ini merupakan upaya pengembangan kualitas dan kuantitas sumber daya sebagai pelaku industri kreatif yang merupakan lokomotif ekonomi kreatif Indonesia, terutama para pengrajin dan UKM. Diera globalisasi ekonomi saat ini, perjuangan mengembangkan kebudayaan nasional serta meninggikan mutu artistik, dalam hal ini pelaku industri fashion.

“Target transaksi menyentuh angka Rp 500 - 800 juta ke atas. Tidak hanya belanja di tempat tapi ke kerjasama, bukan transaksi saja namun proyeksi transaksi kedepan yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Sukses AIRA Fashion on The Spot tahun 2021 menurut Ketua Pelaksana AIRA Fashion On The Spot 2022, Vivi Alfiani dari Rumah Pentas di tahun ke-2 penyelenggaraannya ini menjadi harapan besar menjadikan industri fashion tanah air menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Produk fesyen berbasis budaya menjadi tren dan inspirasi busana yang terus menguat.

"Tahun ini diselenggarakan di Jogja City Mall menampilkan peragaan busana selama empat dalam dua sesi: sore dan malam. Pergelaran busana di atas panggung sepanjang 30 meter. Menampilkan 80 perancang busana," katanya.

Selain mampu menyedot transaksi dalam menaikkan perekonomian masyarakat, Seni Kriya 2022 juga menjadi wadah promosi budaya, kolaborasi, presentasi dan sekaligus perayaan budaya dengan memanfaatkan kearifan budaya lokal. Even ini juga memberikan angin segar kepada para desainer Indonesia kembali menampilkan karya-karyanya dalam panggung fashion secara luring.

Dalam acara peluncuran Seni Kriya 2022 di Jogja City Mall, 20 September 2022, dimeriahkan peragaan busana. Yaitu Mimi Kebaya, Astrid Ediati, Bemberg Indonesia (Fitriani Kuroda), Nabila Yumna, Aldion Soeprijono, Uzi Fauziah, Sugeng Waskito, Essy Masita, Cicik Mulyaningtyas, Megawarni, Ani Seto, Tari Made, Rossalia Regina, Brahm Italia, Dhani Budidarma dan Indria Aryanto.

Ani Seto mengatakan dalam AIRA Fashion on The Spot mendatang ia akan menampilkan karya yang lebih segar dari sebelumnya. Dengan tetap tetap mengusung batik, desainer dengan brand YosArt ini ini akan memberikan sentuhan lukisan tangan dalam setiap karyanya.

“Lebih kreatif karena akan banyak krasi yang bakal ditonjolkan. Menonjlkan lukisan tangan, hand made yang benar-benar pakai kuas, jadi tidak bisa masal. Dua bulan baru dua karya atau tiga karya,” ungkapnya. (*)

Credits

Bagikan