Petani Sukoharjo Minta Pemerintah Perbaiki Saluran Irigasi Dam Colo

user
Tomi Sujatmiko 21 September 2022, 12:24 WIB
untitled

Krjogja.com - SUKOHARJO - Saluran irigasi disepanjang aliran Dam Colo Nguter banyak ditemukan kerusakan hingga puluhan tahun tanpa perbaikan. Akibatnya petani dirugikan karena kebocoran air sangat mengganggu pertanian. Sebagai daerah super prioritas IP400 petani meminta pemerintah segera turun melakukan perbaikan dan penindakan terhadap pelanggaran yang berdampak pada kerusakan saluran irigasi.

Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur Jigong Sarjanto, Rabu (21/9) mengatakan, saluran irigasi disepanjang aliran Dam Colo Nguter mengalir sangat panjang dimulai dari wilayah Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo hingga masuk Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen dan Ngawi Jawa Timur. Khusus disepanjang aliran Dam Colo di wilayah Kabupaten Sukoharjo banyak ditemukan kerusakan.

Temuan kerusakan didapati P3A Dam Colo Timur saat melakukan pengecekan. Kerusakan didapati di saluran sekunder dan tersier sejak lama. Bahkan kerusakan paling parah terjadi di 10 titik saluran sekunder dengan usia lebih dari 20 tahun tanpa ada perbaikan total.

Kerusakan saluran irigasi sangat berpengaruh pada petani karena banyak air terbuang akibat kebocoran. Air dari Dam Colo Nguter yang dialirkan melalui saluran irigasi diharapkan dapat digunakan petani mengairi sawah untuk tanam padi namun hilang percuma. Dampak lainnya dirasakan petani dengan posisi di hilir atau jauh dari saluran irigasi Dam Colo karena mendapat suplai air paling lama dan jumlahnya terbatas.

"Rata-rata saluran irigasi disepanjang aliran irigasi Dam Colo Nguter rusak. Bahkan ada yang rusak lebih dari 20 tahun tanpa perbaikan. Jelas petani dirugikan dan petani berharap ada perbaikan secepatnya," ujarnya.

Jigong menjelaskan, kerusakan saluran irigasi baik sekunder dan tersier terjadi karena beberapa faktor seperti termakan usia mengingat bangunan saluran irigasi sudah dibuat sangat lama. Faktor kerusakan lain disebabkan karena alam dimana terdampak bencana seperti banjir. Selain itu ada juga disebabkan karena kesengajaan dirusak petani didekat saluran irigasi tersebut. (Mam)

Credits

Bagikan